Foto: Gala Dinner dan Ramah Tamah bersama pimpinan perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) di Pendopo Kabupaten Jepara (Mondes/Dian) JEPARA – Mondes.co.id | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara terus berkomitmen memperkuat sinergi dengan dunia usaha, guna mendongkrak perekonomian daerah.
Langkah ini ditegaskan melalui gelaran Gala Dinner dan Ramah Tamah bersama pimpinan perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) di Pendopo Kabupaten Jepara, Rabu (24/6/2025) malam.
Acara strategis tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Jepara H. Witiarso Utomo, Sekretaris Daerah Ary Bachtiar, jajaran perangkat daerah, Ketua APINDO, serta para petinggi perusahaan PMA dan PMDN yang beroperasi di wilayah Jepara.
Selain mempererat silaturahmi, pertemuan ini dirancang untuk memperkuat kolaborasi konkret antara regulasi pemerintah dan eksekusi dunia usaha dalam memacu pertumbuhan ekonomi daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Jepara H. Witiarso Utomo menegaskan bahwa investasi merupakan motor utama pembangunan daerah.
Hal ini dibuktikan dengan lonjakan pertumbuhan ekonomi Jepara yang signifikan, yakni dari 4,22% pada tahun 2024 meroket hingga 5,91% pada tahun 2025.
Pertumbuhan positif ini juga berdampak langsung pada penurunan angka kemiskinan dan pengangguran.
“Semua pencapaian ini tidak terlepas dari tingginya kepercayaan para investor untuk menanamkan modal di Jepara. Sinergi yang terbangun kuat antara regulasi daerah dan dunia usaha sukses mendongkrak indikator makro ekonomi secara signifikan,” ujar Witiarso.
Hingga saat ini, nilai investasi di Bumi Kartini tercatat mencapai Rp1,995 triliun dengan daya serap tenaga kerja lokal yang sangat besar, yakni mencapai 36.550 orang.
Untuk menjaga tren positif tersebut, Pemkab Jepara berkomitmen penuh mendukung iklim investasi yang kondusif.
Langkah nyata yang telah dilakukan meliputi perbaikan layanan publik, penyederhanaan perizinan, hingga masifnya pembangunan infrastruktur.
Sepanjang tahun 2025 saja, pemerintah daerah telah meningkatkan kualitas jalan sepanjang 421,84 km demi kelancaran mobilitas dan jalur distribusi logistik.
Tak hanya dari sektor bisnis, kontribusi dunia usaha bagi sosial kemasyarakatan di Jepara juga tergolong tinggi.
Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), total dana yang tersalurkan sepanjang 2025 telah menembus angka Rp5,8 miliar.
Dana tersebut dialokasikan untuk menyokong sektor pendidikan, kesehatan, penguatan ekonomi warga, hingga pelestarian kebudayaan.
Menutup arahannya, Bupati mengajak seluruh elemen investor untuk terus menjaga dan memperkuat kemitraan ini secara berkelanjutan.
Sinergi yang kokoh ini diharapkan menjadi fondasi utama dalam mewujudkan visi besar daerah, yaitu Jepara MULUS (Makmur, Unggul, Lestari, dan Religius).
Editor; Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar