Diduga Korsleting Listrik, Tiga Warung di Depan PT PWI Rembang Ludes Terbakar

waktu baca 2 menit
Senin, 22 Jun 2026 21:14 0 103 Supriyanto

LUDES: Tiga warung di depan PT PWI Rembang terbakar.

 

REMBANG – Mondes.co.id | Peristiwa kebakaran hebat melanda kawasan padat warung di Jalan Raya Rembang – Pamotan KM 5, tepatnya di depan pabrik PT Parkland World Indonesia (PWI), Desa Pasar Banggi, Kecamatan Rembang, Kabupaten Rembang pada Senin sore, 22 Juni 2026. Sebanyak tiga unit warung makan dilaporkan hangus terbakar dalam insiden tersebut.

 

​Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Kabid Damkar) Kabupaten Rembang, Erwin Radyan, saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Berdasarkan keterangan, kebakaran diduga kuat terjadi akibat adanya hubungan arus pendek atau korsleting listrik dari salah satu warung.

 

​Erwin menjelaskan, kronologi penanganan bermula ketika pihak Damkar menerima laporan dari seorang warga bernama Faiz pada pukul 16.47 WIB. Merespon laporan tersebut, tim siaga langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian.

 

​”Petugas langsung berangkat pada pukul 16.50 WIB dan tiba di lokasi kebakaran pukul 16.58 WIB. Kami mengerahkan dua armada, yakni satu unit mobil pemadam (brandweer) dan satu unit water supply,” ujar Erwin Radyan.

 

​Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas di lapangan langsung melakukan asesmen situasi dan mengatur posisi unit guna melakukan isolasi api. Langkah penataan ini krusial dilakukan mengingat lokasi kebakaran berada di area padat warung yang rawan terjadi perambatan meluas.

 

​”Fokus utama tim di awal adalah melakukan isolasi agar api tidak merembet ke bangunan warung di kanan-kirinya. Setelah itu, baru dilakukan pemadaman total secara intensif,” lanjutnya.

BACA JUGA :  Kisah Brigadir Eka, Polisi yang Sempat Disandera Kelompok Anarko

 

​Pasca api berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan proses pendinginan dan melakukan overhaul (pemeriksaan menyeluruh) selama kurang lebih 10 menit untuk memastikan tidak ada sisa-sisa bara api yang berpotensi memicu penyalaan ulang.

 

Seluruh rangkaian operasi pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 17.32 WIB, dan personel kembali tiba di posko pada pukul 17.43 WIB.

 

​Berdasarkan data yang dihimpun, tiga warung makan yang terdampak tersebut masing-masing adalah milik Ibu Tun (warga Waru) dengan kerugian ditaksir mencapai Rp 5.000.000, warung milik Ibu Ayu (warga Jambangan) dengan kerugian terbesar mencapai Rp 30.000.000,serta warung milik Bapak Sodikin (warga Sulang) dengan kerugian sekitar Rp 2.000.000.

 

​”Total kerugian materiil akibat peristiwa ini ditaksir mencapai kurang lebih Rp 37.000.000,Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini (nihil),” kata Erwin.

 

​Erwin juga mengapresiasi kerja sama dan sinergitas seluruh elemen yang terlibat di lapangan selama proses evakuasi.

 

Penanganan berjalan lancar tanpa kendala berarti berkat kesigapan personel BPBD Bidang Damkar, petugas PLN, Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar), serta bantuan dari warga setempat yang bahu-membahu memadamkan api.

Editor: Redaksi

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini