Cegah TBC di Masyarakat, Polres Rembang Bekali Bhabinkamtibmas Buku Saku dan Toolkit Khusus

waktu baca 2 menit
Senin, 8 Jun 2026 15:28 0 47 Supriyanto

REMBANG – Mondes.co.id | Kepolisian Resor (Polres) Rembang secara resmi meluncurkan program taktis pencegahan penyebaran penyakit Tuberkulosis (TBC) di wilayah hukumnya.

Langkah progresif ini ditandai dengan pelaksanaan Apel Launching yang dirangkaikan dengan penyerahan Buku Saku dan Toolkit kedaruratan kesehatan kepada seluruh personel Bhabinkamtibmas di halaman Mapolres Rembang, Senin (8/6/2026).

​Agenda strategis yang dipimpin langsung oleh Kapolres Rembang, AKBP M. Faisal Pratama, diikuti oleh jajaran Pejabat Utama (PJU), Kapolsek dari seluruh kecamatan, serta ratusan personel Bhabinkamtibmas yang menjadi ujung tombak kepolisian di tingkat desa dan kelurahan.

​Dalam amanatnya, Kapolres Rembang menegaskan bahwa penanggulangan Tuberkulosis bukan semata-mata menjadi domain instansi kesehatan, melainkan tantangan nasional yang memerlukan kolaborasi lintas sektoral.

Angka penyebaran TBC yang masih fluktuatif, menuntut adanya intervensi aktif dari aparat keamanan yang bersentuhan langsung dengan dinamika warga.

​“Bhabinkamtibmas memiliki kedekatan emosional dan geografis dengan masyarakat. Melalui Buku Saku dan Toolkit yang didistribusikan hari ini, rekan-rekan dibekali instrumen legal dan ilmiah untuk menyampaikan edukasi secara presisi. Tujuannya jelas, memutus rantai penularan dan mendorong deteksi dini,” tegas AKBP M. Faisal Pratama.

​Kapolres menambahkan, buku pedoman tersebut dirancang praktis namun komprehensif, memuat identifikasi gejala awal, prosedur rujukan ke fasilitas kesehatan, hingga metodologi pendampingan psikologis bagi penderita TBC agar bersedia menjalani pengobatan secara tuntas tanpa stigma negatif.

​Setelah prosesi apel, Kapolres Rembang melakukan penyerahan instrumen kerja secara simbolis kepada perwakilan anggota Bhabinkamtibmas.

Paket toolkit yang dibagikan diharapkan mampu menunjang mobilitas dan efektivitas personel saat melakukan door-to-door screening atau penyuluhan kelompok di balai desa.

BACA JUGA :  Konsolidasi SP4N-LAPOR! Perkuat Responsivitas dan Tata Kelola Aduan Masyarakat

​Adapun materi inti dalam Buku Saku tersebut mencakup empat klaster utama.

Di antaranya, langkah pencegahan penularan di lingkungan padat penduduk.

Kemudian, pengenalan klinis gejala TBC (batuk kronis, berat badan turun, berkeringat di malam hari).

Selanjutnya, lur pelaporan dan koordinasi dengan Puskesmas atau Dinas Kesehatan setempat.

Terakhir yakni terkait gerakan hidup bersih dan sehat (PHBS) di tingkat rumah tangga.

​Melalui inisiatif ini, Polres Rembang memosisikan diri sebagai salah satu pilar pendukung program pemerintah pusat dalam percepatan eliminasi TBC nasional.

Kehadiran polisi di sektor kesehatan masyarakat ini, diharapkan mampu memperkuat ketahanan sosial dan produktivitas warga di Kabupaten Rembang.

​Seluruh rangkaian kegiatan apel dan peluncuran program berjalan dengan tertib, khidmat, dan penuh komitmen.

Sinergi antara Polri, tenaga medis, dan pamong desa ke depan akan terus diintensifkan, guna memastikan wilayah Rembang bebas dari ancaman epidemi Tuberkulosis.

Editor: Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini