1,5 Ton Beras Milik Warga Sidomulyo Kaliori Raib Digondol Maling

waktu baca 2 menit
Jumat, 22 Mei 2026 16:34 0 44 Supriyanto

REMBANG — Mondes.co.id | Warga Dusun Cendono, Kecamatan Kaliori, mendadak gempar pada Jumat (22/5/2026) pagi.

Sebuah gudang penyimpanan komoditas pangan milik Paidin, warga Dusun Kalipang, Desa Sidomulyo, dibobol kawanan pencuri pada dini hari.

Tidak tanggung-tanggung, pelaku berhasil menggasak total 1 ton 55 kuintal (1,55 ton) beras siap edar yang baru saja tiba di gudang tersebut.

​Aksi kriminalitas ini diperkirakan terjadi pada Jumat subuh sekitar pukul 03.00 WIB.

Kejadian ini pertama kali terendus oleh salah seorang warga Dusun Cendono yang hendak beraktivitas di luar rumah.

​Saat itu, saksi berniat memberi makan ayam peliharaannya di sekitar lokasi

Namun, ia menaruh curiga, setelah melihat pintu gudang milik Paidin sudah dalam kondisi terbuka lebar pada jam yang tidak wajar.

Meski demikian, belum ada yang menyadari bahwa bongkar paksa tersebut merupakan aksi pencurian skala besar.

​Satu atap gudang baru diketahui kosong pada Pukul 06.00 WIB.

Seperti rutinitas biasanya, Paidin selaku pemilik gudang datang ke lokasi untuk bersiap mengawasi para pekerja yang hendak beraktivitas.

Bak disambar petir di siang bolong, Paidin terkejut bukan main saat memeriksa bagian dalam gudang.

Tumpukan beras yang baru ia beli telah menyusut drastis.

Berdasarkan hasil pendataan, total beras yang hilang mencapai 1,55 ton.

Pelaku tampaknya mengincar kemasan yang mudah dipindahkan secara cepat.

Adapun rincian logistik yang berhasil dibawa kabur yakni ​281 sak beras kemasan kecil dengan bobot masing-masing 5 Kg per sak.

Serta 1 sak ukuran besar berkekuatan tampung mencapai 1 kuintal (100 Kg).

BACA JUGA :  Inilah Daftar Juara Lomba Pocil di Jepara 2024

​Ironisnya, pasokan beras tersebut baru saja dibeli oleh Paidin dari wilayah Kabupaten Rembang pada Kamis (21/5/2026) sore kemarin.

Truk pengangkut baru selesai melakukan bongkar muat dan memasukkan seluruh barang ke dalam gudang sekitar pukul 17.00 WIB.

Belum genap 12 jam tersimpan aman, komoditas pokok tersebut justru menjadi sasaran empuk kejahatan.

​Sadar menjadi korban kriminalitas dengan kerugian material yang cukup besar, Paidin langsung membuat laporan ke Kepolisian Sektor (Polsek) Kaliori.

​Pihak korban berharap aparat kepolisian dapat segera bertindak cepat, melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), memeriksa saksi-saksi, dan melacak keberadaan para pelaku.

​”Kami berharap pihak kepolisian bisa segera mengungkap kasus ini. Semoga pelaku bisa cepat tertangkap dan barang-barang (beras) bisa kembali, karena ini modal usaha,” ungkap Paidin penuh harap.

​Kasus pembobolan gudang ini tengah ditangani oleh unit reskrim Polsek Kaliori.

Warga sekitar pun diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengaktifkan kembali siskamling, guna mengantisipasi kejadian serupa di wilayah hukum Kaliori.

Editor; Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini