MTs Miftahul Huda Kaliori Gelar Baiat dan Pelepasan Siswa Kelas IX 

waktu baca 3 menit
Kamis, 21 Mei 2026 13:27 0 201 Supriyanto

REMBANG – Mondes.co.id | Madrasah Tsanawiyah (MTs) Miftahul Huda Kaliori sukses menyelenggarakan acara Baiat dan Pelepasan Siswa-Siswi (Mutakhorijin-Mutakhorijat) Kelas IX Tahun Pelajaran 2025/2026.

Acara yang berlangsung khidmat tersebut digelar pada Kamis, 21 Mei 2026, bertempat di Gedung Haji Kecamatan Batangan.

Turut dihadiri oleh jajaran tokoh agama, pemerintah desa, dan puluhan wali murid.

​Prosesi sakral ini menghadirkan tiga ulama terkemuka, yakni KH. Ahmad Baedlowi dari Desa Tamansari, KH. Ahmad Rondi Sholeh, dan KH. Ahmad Zainuri Sholeh dari Desa Maguan.

​Acara diawali dengan pembacaan tahlil yang dipimpin secara khusyuk oleh KH. Ahmad Rondi Sholeh.

Memasuki inti prosesi baiat, KH. Ahmad Zainuri Sholeh memimpin pembacaan Ikrar Panca Satya yang diikuti dengan mantap oleh seluruh siswa kelas IX MTs Miftahul Huda.

Ikrar ini menjadi simbol komitmen moral dan spiritual para lulusan dalam menjaga nama baik diri, agama, dan almamater di jenjang pendidikan berikutnya.

Kepala MTs Miftahul Huda, Sucipto, dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga adab dan akhlak di tengah arus modernisasi.

​”Di era digital yang berkembang begitu pesat ini, ilmu pengetahuan sangat mudah didapatkan, bahkan sudah berada di genggaman tangan melalui smartphone. Namun, ilmu tanpa fondasi adab dan akhlak yang mulia tidak akan membawa berkah. Oleh karena itu, karakter dan moralitas harus tetap menjadi yang utama,” tegas Sucipto.

​Senada dengan kepala madrasah, Kepala Desa Maguan, Saipul Amri, memberikan motivasi kepada para siswa agar tidak cepat berpuas diri.

BACA JUGA :  Kapolri Beri Penghargaan Polresta Pati, Juara Umum Lomba Ketahanan Pangan

Ia mengingatkan bahwa tantangan masa depan menuntut generasi muda untuk terus belajar, demi kemajuan daerah.

“Jangan berhenti belajar sampai di sini. Kita dituntut untuk lebih maju karena estafet pembangunan desa kelak berada di tangan anak-anak sekalian,” ujarnya.

​Suasana haru, sekaligus penuh motivasi terpancar saat Supriyanto, perwakilan wali murid kelas IX dari Desa Maguan, menyampaikan pidatonya.

Ia memberikan perumpamaan yang mendalam mengenai prinsip hidup dan jati diri kepada para lulusan.

​”Di mana pun kalian menyerap ilmu pengetahuan kelak, pegang teguh prinsip dan jati diri. Jadilah seperti lautan yang menerima berbagai sumber aliran sungai dan air danau, namun airnya tetap asin. Artinya, jangan mudah terbawa arus pergaulan bebas di era digital ini. Bentengi diri kalian dengan akhlak yang mulia,” pesan Supriyanto.

​Sebagai penutup acara, KH. Ahmad Baedlowi menyampaikan tausiah keagamaan.

Dalam uraiannya, beliau membekali para siswa dan wali murid dengan siraman rohani mengenai pentingnya menjaga keteguhan iman, ketakwaan, serta bakti kepada orang tua sebagai kunci keselamatan dunia dan akhirat.

​Acara pelepasan ini diakhiri dengan doa bersama dan bersalam-salaman sebagai tanda pelepasan formal siswa-siswi kelas IX MTs Miftahul Huda Kaliori untuk melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Editor; Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini