Ratusan ASN dan Pelaku UMKM Jepara Digembleng Ilmu Digital Marketing dan AI

waktu baca 2 menit
Selasa, 5 Mei 2026 08:33 0 39 Dian A.

JEPARA – Mondes.co.id | Pemerintah Kabupaten Jepara bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menggelar kegiatan Digital Talent Scholarship (DTS).

Kegiatan tersebut resmi dibuka oleh Staf Ahli Bupati Jepara Sridana Paminta yang mewakili Bupati Jepara Witiarso Utomo, di Aula Gedung OPD Bersama, kemarin.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Jepara Ary Bachtiar, Kepala Balai Pelatihan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Komdigi Yogyakarta Anton Susanto, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jepara Budhi Sulistyawan.

Dalam sambutannya, Sridana Paminta menyampaikan bahwa transformasi digital saat ini bergerak sangat cepat dan mengubah berbagai aspek kehidupan, mulai dari cara bekerja hingga pelayanan kepada masyarakat.

Karena itu, menurutnya, kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi kunci penting dalam meningkatkan daya saing daerah.

“Di tengah perkembangan SDM, pembangunan di Kabupaten Jepara menunjukkan tren positif,” ucapnya.

Berdasarkan data yang dipaparkan, pertumbuhan ekonomi Jepara meningkat dari 4,22 persen menjadi 5,91 persen.

Selain itu, tingkat kemiskinan juga turun dari 6,9 persen menjadi 5,9 persen.

Menurut Dana, capaian tersebut menjadi acuan untuk melangkah lebih cepat dalam menghadapi tantangan teknologi dan digitalisasi yang semakin kompleks.

Guna mewujudkan visi Jepara MULUS (Makmur, Unggul, Lestari, dan Religius), Pemkab Jepara telah meluncurkan berbagai program yang sejalan dengan perkembangan digital, antara lain Jepara Tanggap 112, Desa Digital, hingga Kios Adminduk.

“Di tahun 2025 kami meluncurkan program UMKM naik kelas, melayani ratusan ribu para pencari kerja, dan mengembangkan program inkubasi UMKM agar lebih adaptif dalam menghadapi perubahan pasar,” tandasnya.

BACA JUGA :  Libur Nataru 2025, Kunjungan Wisata Pantai di Trenggalek Meningkat

Lebih lanjut, Dana menjelaskan bahwa capaian tersebut harus didukung dengan peningkatan kualitas SDM.

Oleh karena itu, program Digital Talent Scholarship 2026 dinilai sangat penting, tidak hanya untuk peningkatan keterampilan, tetapi juga untuk menjawab kebutuhan pembangunan daerah.

Kegiatan ini diikuti oleh 35 aparatur sipil negara (ASN) dalam pelatihan visualisasi data, 43 pelaku UMKM dalam pelatihan pemasaran dan affiliate digital marketing menggunakan kecerdasan artifisial, serta 79 peserta dalam pelatihan pemasaran digital menggunakan kecerdasan artifisial.

“Ini merupakan langkah konkret untuk mendorong akselerasi menuju UMKM Naik Kelas,” pungkasnya.

Pelatihan DTS 2026 dilaksanakan pada 4 hingga 7 Mei 2026.

Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan memperoleh pengetahuan baru sesuai bidang yang diikuti dan mampu menerapkannya dalam profesi maupun usaha masing-masing.

Editor: Mila Candra 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini