Sekolah Rakyat Andalan Prabowo di Jepara Ditarget Rampung Juni Mendatang

waktu baca 2 menit
Senin, 4 Mei 2026 13:37 0 41 Dian A.

JEPARA – Mondes.co.id | Misi mengentaskan kemiskinan melalui jalur pendidikan terus dikebut.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, H. Abdul Wachid, turun langsung meninjau progres pembangunan megaproyek Sekolah Rakyat (SR) di Desa Suwawal Timur, Kecamatan Pakis Aji, Kabupaten Jepara, belum lama ini.

Kehadirannya bertujuan untuk memastikan proyek yang berdiri di atas lahan seluas 10,2 hektare tersebut tidak hanya tepat waktu, tetapi juga memiliki kualitas bangunan yang terjamin.

Dari hasil tinjauan lapangan pada awal Mei ini, progres pembangunan Sekolah Rakyat yang menjadi salah satu program andalan Presiden Prabowo Subianto tersebut telah mencapai 50 persen.

Angka ini dinilai sangat menggembirakan.

“Sekolah Rakyat ini berada di bawah naungan Kementerian Sosial yang merupakan mitra kerja Komisi VIII. Makanya, kita turun langsung memantau progresnya. Saat ini, perkembangannya sangat menggembirakan dan berjalan sesuai jadwal,” ungkap Abdul Wachid, Senin (4/5/2026).

Pembangunan SR di Suwawal Timur sejatinya telah dimulai sejak Desember 2025 dengan estimasi waktu pengerjaan selama delapan bulan (target rampung Juli 2026).

Namun, berkat kondisi cuaca yang bersahabat dan pengerjaan yang intensif, proyek ini diproyeksikan bisa selesai satu bulan lebih awal.

“Berdasarkan informasi dari pelaksana proyek, kemungkinan besar sudah bisa rampung pada bulan Juni,” tambah wakil rakyat asal Jepara tersebut.

Sekolah Rakyat Suwawal Timur dirancang sebagai fasilitas pendidikan terpadu bergaya boarding school (sekolah berasrama).

Nantinya, akan ada 27 gedung yang berdiri di kawasan ini.

Fasilitasnya pun terbilang sangat lengkap, mulai dari gedung utama sekolah, asrama, gedung olahraga, ruang pertemuan, tempat ibadah, dapur umum, hingga ruang terbuka hijau dan fasilitas pendukung lainnya.

BACA JUGA :  Desa Kedungmalang Kekurangan Air Bersih, Kini Warga Sumringah Dapat Bantuan

Abdul Wachid menegaskan, pengawasan dari Komisi VIII tidak akan berhenti pada proses konstruksi saja, tetapi akan terus berlanjut hingga sekolah resmi beroperasi.

Sesuai dengan regulasi yang ditetapkan, Sekolah Rakyat ini dikhususkan bagi anak-anak dari keluarga yang masuk dalam kategori desil 1 (sangat miskin) dan desil 2 (miskin).

“Sesuai amanat Presiden Prabowo, Sekolah Rakyat memang diproyeksikan untuk ikut berkontribusi memutus mata rantai kemiskinan. Pintu masuk utamanya adalah memberikan akses pendidikan yang berkualitas bagi anak-anak generasi penerus bangsa,” tegasnya.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Jepara melalui Wakil Bupati M. Ibnu Hajar, memastikan komitmen penuh daerah dalam menyukseskan program krusial ini.

Sebagai bentuk keseriusan, sebelum proyek SR Suwawal Timur ini dibangun, Pemkab Jepara telah mengambil langkah inisiatif dengan memfungsikan Balai Latihan Kerja (BLK) Pecangaan sebagai Sekolah Rakyat Rintisan yang hingga saat ini masih beroperasi dengan baik.

“Kita dukung 100 persen program ini. Bahkan, untuk proses pendataan calon anak didik yang berhak masuk ke Sekolah Rakyat, kami dari pemerintah daerah juga mem-backup penuh,” pungkas Ibnu Hajar.

Editor; Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini