Jepara Luncurkan Program Desa Cantik

waktu baca 2 menit
Jumat, 24 Apr 2026 15:39 0 42 Dian A.

JEPARA – Mondes.co.id | Sinergi antara Pemerintah Kabupaten Jepara dan Badan Pusat Statistik (BPS) resmi diwujudkan melalui peluncuran program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik).

Demokrat Joni Kurnianto 2026

Acara yang berlangsung di Alun-alun 1 Jepara pada Jumat (24/4/2026), dihadiri oleh Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar mewakili Bupati H. Witiarso Utomo, Sekretaris Daerah Ary Bachtiar, Asisten III Sekda Florentina Budi Kurniawati, Kepala BPS Kabupaten Jepara Isnaini, serta jajaran pimpinan perangkat daerah terkait.

​Program ini merupakan langkah strategis dalam mendorong perencanaan pembangunan desa yang lebih akurat, tepat sasaran, dan berbasis data.

Wakil Bupati menegaskan bahwa validitas data adalah kunci keberhasilan kebijakan publik.

ketua pgri

​“Program ini bertujuan memastikan setiap perencanaan pembangunan benar-benar berpijak pada data yang valid, sehingga dampaknya dirasakan nyata oleh masyarakat,” ujar Hajar.

​Sebagai tahap awal pelaksanaan tahun 2026, Desa Mantingan, Desa Telukawur, dan Desa Krapyak ditetapkan sebagai desa percontohan.

Ketiga wilayah tersebut nantinya menjadi model dalam pengelolaan statistik sektoral di tingkat desa.

Komitmen bersama ini disimbolkan melalui penandatanganan piagam pencanangan yang diserahkan kepada para petinggi desa terkait.

​Selain fokus pada statistik desa, Wakil Bupati juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 yang akan digelar pada periode Mei hingga Agustus mendatang.

​“Partisipasi aktif warga sangat krusial dalam menghasilkan data yang akurat. Data yang berkualitas adalah fondasi bagi kita dalam merumuskan kebijakan ekonomi yang efektif dan berdampak luas bagi kesejahteraan,” imbuhnya.

BACA JUGA :  Aroma Persipa Pati di Angkringan Unik Wonosobo

​Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, BPS, dan pemerintah desa, program Desa Cantik diharapkan mampu meningkatkan literasi data di tingkat akar rumput.

Sekaligus memperkuat tata kelola pembangunan daerah yang lebih terarah dan berkelanjutan.

Editor: Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini