Foto: Suasana ASN sedang di Gedung DPRD Pati (Mondes/Istimewa) PATI — Mondes.co.id | Efisiensi yang ditetapkan oleh pemerintah pusat dengan menerapkan Work From Home (WFH) di hari Jumat, mendapat sorotan dari Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Narso.
Strategi pemerintah dalam menghemat Bahan Bakar Minyak (BBM) imbas dari konflik di Timur Tengah, dinilai Narso kurang tepat jika dikaitkan WFH bagi para ASN dan pekerja.
Teruntuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati, ia meminta kepada Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra untuk memperhatikan betul-betul langkah WFH.
Menurut Narso, konsep dasar WFH sejatinya bertujuan untuk menekan konsumsi BBM, serta meningkatkan efisiensi kerja.
Namun, dirinya khawatir kebijakan tersebut berpotensi disalahgunakan jika tidak diatur dengan tepat.
“WFH itu kan tujuannya efisiensi, terutama efisiensi konsumsi BBM. Jadi kita harus tetap fokus pada tujuan itu,” ujarnya, kemarin.
Ia menambahkan, penentuan hari pelaksanaan WFH juga perlu menjadi perhatian.
Pasalnya, jika WFH diterapkan pada hari yang berdekatan dengan akhir pekan seperti Senin atau Jumat, dikhawatirkan justru dimanfaatkan untuk kepentingan di luar pekerjaan.
“Kalau jatuhnya di hari yang mepet weekend, takutnya bukan lagi work from home, tapi work from tempat wisata,” tegasnya.
Untuk itu, ia berharap pada para ASN jika nantinya kebijakan ini benar-benar diterapkan, tidak disalahgunakan dengan bepergian seenaknya.
Editor; Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar