ramadan 2026

Ini Kata Gubernur Ahmad Luthfi Terkait OTT KPK Bupati Cilacap

waktu baca 2 menit
Senin, 16 Mar 2026 10:36 0 50 Dian A.

SEMARANG – Mondes.co.id | Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi buka suara perihal Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kabupaten Cilacap.

Demokrat Joni Kurnianto 2026

Luthfi menyatakan sudah berulang kali menekankan pentingnya integritas kepala daerah, wakil kepala daerah, dan aparatur sipil negara (ASN).

Ia mengaku prihatin dengan kejadian tersebut.

Terlebih lagi, sebelumnya sudah ada dua kepala daerah yang tersangkut kasus korupsi, yakni Bupati Pati dan Bupati Pekalongan.

“Soal integritas ini sudah saya ulang-ulang dan saya tekankan,” kata Ahmad Luthfi di Semarang, kemarin.

Apalagi, Pemprov Jateng telah bekerja sama dengan KPK untuk melakukan pencegahan tindak pidana korupsi.

Pemprov Jateng bersama Korsupgah KPK memberikan pengarahan pada kepala daerah hingga anggota DPRD.

Tak hanya itu, saat peringatan Hari Anti Korupsi Dunia lalu, mereka juga telah diperingatkan jangan sampai melakukan penyimpangan anggaran, yang paling penting lagi adalah tak boleh melanggar hukum.

Terkait proses hukum yang dilakukan KPK  terhadap Bupati Cilacap, Luthfi menghormati langkah yang dilakukan oleh lembaga antirasuah tersebut.

Di sisi lain, ia juga kembali mengingatkan agar kejadian ini menjadi pelajaran penting bagi para bupati, wali kota, para wakilnya, dan ASN.

“Ini pelajaran bagi kita semua pejabat publik, khususnya bupati dan wali kota agar memiliki integritas kuat. Integritas itu tidak hanya di mulut, tapi juga diwujudkan dalam perbuatan,” tandasnya.

Perbuatan yang ia maksudkan adalah tindakan yang tidak melanggar hukum dan tidak menyalahgunakan kewenangan.

Hal itu dinilainya penting, sehingga birokrasi berjalan dengan bersih dan bagus.

BACA JUGA :  Waduk Gembong, Peninggalan Sejarah Kolonial Kini Jadi Wisata Hits di Pati

Clean governance dan good governance itu harus jadi nafas bupati dan wali kota, termasuk ASN-nya,” lanjutnya.

Dalam kesempatan itu, Ia meminta kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Cilacap agar tetep optimal memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Apalagi, saat ini pemerintah daerah sedang bersiap memberikan layanan untuk  mudik dan balik Lebaran 2026.

Editor: Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini