Foto; Antusiasme masyarakat menyambut Bazar Pangan Murah Rembang (Mondes/Supriyanto) REMBANG – Mondes.co.id | Upaya menjaga stabilitas harga pangan dan membantu masyarakat menjelang hari raya Idulfitri semakin masif dilakukan di Kabupaten Rembang.
Pada Jumat (13/3/2026), dua instansi yakni Kodim 0720/Rembang dan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Rembang secara bersamaan di tempat berbeda, menggelar bazar kebutuhan pokok bersubsidi dengan antusiasme warga yang luar biasa.
Kodim 0720/Rembang menyelenggarakan Bazar Ramadan yang dibuka secara resmi pada pukul 09.00 WIB.
Kegiatan yang dipusatkan di Makodim Rembang ini, merupakan bagian dari program nasional TNI yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia.
Komandan Kodim 0720/Rembang, Letkol Winner Fradana Dieng, menjelaskan bahwa bazar ini melibatkan 14 stan dari seluruh Koramil di jajaran Kodim Rembang serta menggandeng Bulog.
Warga dapat berbelanja secara fleksibel tanpa harus menunjukkan kartu tanda penduduk (KTP).
Tersedia komoditas strategis seperti beras SPHP, minyak goreng, dan gula pasir dengan harga yang jauh lebih murah dibanding harga pasar.
Pihak Kodim juga membagikan voucher senilai Rp20.000 untuk membantu mendongkrak daya beli masyarakat.
”Tidak ada syarat KTP, langsung datang ke sini, beli silahkan dengan harga-harga khusus,” ujar Letkol Winner.
Ia juga menambahkan bahwa jika antusiasme terus terjaga, kegiatan ini dimungkinkan akan berlanjut kembali menjelang Idulfitri.
Di lokasi berbeda, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Rembang kembali menghadirkan pasar tani masyarakat yang dikenal dengan nama ‘Tani Merem’.
Berbeda dengan pelaksanaan sebelumnya, kali ini pihak dinas meningkatkan fasilitas dengan menyediakan kursi tunggu untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung agar tidak perlu mengantre sambil berdiri.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Rembang, Agus Iwan Haswanto, menyatakan adanya peningkatan stok komoditas untuk memastikan kebutuhan warga terpenuhi.
Selain sembako, pasar ini memamerkan potensi lokal seperti durian hasil panen dari Desa Criwik yang didatangkan melalui mitra petani lokal, Mas Surono.
Guna menjangkau warga yang tidak memiliki akses ponsel, pihak dinas bersurat ke pemerintah desa dan menerapkan sistem getok tular agar informasi sampai ke pelosok.
”Antusias hari ini luar biasa, mungkin bisa dua kali lipat dari kemarin. Kita upayakan ada tambahan lebih baik, beras maupun komoditas-komoditas yang lain. Cuma memang ketika antusias masyarakat sangat tinggi, masih ada potensi kurang sedikit-sedikit,” kata Agus Iwan Haswanto.
Ia menegaskan bahwa program ini akan kembali digelar pada momen penting lainnya, seperti Hari Jadi Kabupaten Rembang atau saat kondisi pasar membutuhkan intervensi Gerakan Pangan Murah (GPM).
Sinergi melalui Bazar Ramadan Kodim dan Pasar ‘Tani Merem’ ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat Rembang dalam menyambut hari kemenangan.
Editor; Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar