Foto: Suasana apel pasukan Operasi Ketupat 2026 (Mondes/Singgih) PATI – Mondes.co.id | Kepolisian Resor Kota (Polresta Pati) mulai menggelar Operasi Ketupat 2026 yang berlangsung selama 13 hari.
Sebanyak 167 personel TNI/Polri bertugas untuk memastikan keamanan di tengah masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriyah.
Petugas mendirikan pos di tiga titik yakni di Tugu Bandeng, Alun-alun Juwana, dan Alun-alun Simpang Lima Pati.
“Kami gelar pasukan kesiapan TNI/Polri Operasi Ketupat ke depan. Kita melibatkan 267 personel dari unsur TNI/Polri, akan kita gelar 13 hari ke depan. Ada 3 pos di Pos Pengamanan (Pospam) Tugu Bandeng, Pos Pelayanan Juwana, dan Pos Terpadu di Alun-Alun Simpang Lima Pati,” ungkap Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Pati, Kombes Pol Jaka Wahyudi kepada awak media, kemarin.
Petugas akan menyisir objek wisata, pusat perbelanjaan, dan area publik lainnya.
Mengingat, menjelang Lebaran sampai pasca Lebaran nanti, titik-titik tersebut menjadi yang paling ramai.
Memasuki Idulfitri, pihaknya memantau malam takbir, sholat id, hingga pada tradisi syawalan lainnya.
Kemudian, pasca Idulfitri, pihaknya memantau kegiatan-kegiatan hiburan masyarakat di seluruh penjuru Kabupaten Pati.
“Rangkaian pengamanan itu ada pengamanan pariwisata, tempat perbelanjaan, dan keramaian yang lain. Ada kegiatan pengamanan takbir keliling selama takbiran, begitu juga shalat id. Kita imbau pasca Lebaran tradisi syawalan ketika ada pentas musik yang memicu kerawanan bisa diadakan pagi, siang, dan sore, kalau malam hari kita larang,” tegasnya.
Ia memastikan perayaan Idulfitri aman, agar masyarakat Kabupaten Pati merayakan momen bersama keluarga dengan nyaman dan tentram.
Editor; Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar