ramadan 2026

TNI Resmikan Jembatan Garuda Penghubung Rembang dan Pati

waktu baca 2 menit
Senin, 9 Mar 2026 16:15 0 78 Supriyanto

​REMBANG – Mondes.co.id | Sinergi antara TNI dan masyarakat membuahkan hasil nyata bagi konektivitas antar wilayah.

Demokrat Joni Kurnianto 2026

Komandan Kodim (Dandim) 0720/Rembang, Letkol ARM Winner Fradana Dieng, meresmikan Jembatan Perintis Garuda Merah Putih yang menghubungkan Dukuh Semen, Desa Sekarsari, Kecamatan Sumber, Kabupaten Rembang dengan Desa Manjang, Kecamatan Jaken, Kabupaten Pati.

​Acara peresmian yang berlangsung hari ini, Senin (9/3/2026) ini dihadiri oleh jajaran pejabat Forkopimda Kabupaten Rembang, serta tokoh masyarakat setempat.

Jembatan ini menjadi titik awal dari peluncuran program 200 Titik Jembatan Garuda yang dicanangkan untuk memperkuat aksesibilitas di daerah-daerah terpencil.

​Dalam keterangannya, Letkol ARM Winner Fradana Dieng, menjelaskan bahwa pembangunan jembatan ini didasari oleh laporan warga terkait hilangnya akses jalan akibat banjir.

Sebelumnya, warga hanya mengandalkan jembatan bambu darurat hasil swadaya yang memiliki risiko keamanan tinggi.

​”Laporan bermula dari Babinsa yang diteruskan secara berjenjang hingga ke tingkat pusat. Sesuai petunjuk Bapak Presiden dan Bapak Prabowo, serta program dari Bapak Kasad, kami segera merealisasikan pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih ini sebagai bentuk kehadiran negara di tengah kesulitan rakyat,” ujar Letkol ARM Winner.

​Jembatan yang membentang sepanjang 70 meter di atas Sungai Randu Gunting ini, dibangun melalui sistem padat karya selama satu bulan.

Menariknya, terdapat penyesuaian teknis berdasarkan kebutuhan riil di lapangan.

Dengan ​panjang 70 meter dan lebar 150 sentimeter (ditingkatkan dari rencana awal 120 sentimeter guna mengakomodasi motor pengangkut barang/keranjang dagangan).

BACA JUGA :  Remaja Masjid Al Ilham Dukuhseti Peroleh Penghargaan Tingkat Nasional 

Merupakan karya bakti TNI bersama warga, termasuk proses penarikan kabel seling yang dilakukan gotong royong pada malam hari setelah ibadah tarawih.

​Keberadaan jembatan ini diprediksi akan memangkas waktu tempuh secara signifikan.

Selain mempermudah mobilitas pedagang antar kabupaten, jembatan ini menjadi jalur vital bagi anak-anak sekolah dan warga yang hendak mengaji ke wilayah tetangga.

​Mbah Sukiyem, warga Dusun Semen, menyampaikan rasa syukurnya atas pembangunan ini.

“Kami sangat berterima kasih kepada TNI. Sekarang kalau mau ke desa sebelah tidak perlu berputar jauh lagi,” ungkapnya dengan haru.

​Dandim 0720/Rembang menegaskan bahwa ini adalah Jembatan Garuda Merah Putih pertama di Kabupaten Rembang dan akan disusul dengan pembangunan jembatan berikutnya di Dusun Kandangsapi, Desa Sekarsari, Kecamatan Sumber.

​”Kami berencana membangun paling tidak satu jembatan setiap bulan. Pesan kami, mari kita pelihara bersama aset ini. Jika membutuhkan pemeliharaan, kita akan terus bekerja sama, agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” pungkas Dandim.

Editor: Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini