Foto: Pertandingan Persijap Vs Persis Solo (Mondes/Istimewa) JEPARA – Mondes.co.id | Persijap Jepara harus puas berbagi angka, setelah bermain imbang tanpa gol saat menjamu Persis Solo pada laga pekan ke-24 BRI Super League.
Duel sengit yang berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini, Kamis (5/3/2026) malam tersebut berakhir dengan skor kacamata 0-0.
Pertandingan berjalan sangat alot sejak peluit pertama dibunyikan.
Mengingat, kedua tim tengah berjuang menjauh dari zona degradasi, baik Persijap maupun Persis tampil disiplin dan enggan kehilangan poin.
Alhasil, hingga babak pertama usai, tidak ada gol yang tercipta dari kedua belah pihak.
Memasuki babak kedua, tensi pertandingan semakin memanas.
Titik balik laga terjadi pada menit ke-78 ketika pemain Persijap, Tiri, diganjar kartu merah oleh wasit.
Kehilangan satu pemain membuat Laskar Kalinyamat yang awalnya menekan, berbalik dibombardir oleh serangan Persis Solo yang unggul jumlah pemain.
Persis Solo nyaris memecah kebuntuan pada menit ke-83 melalui skema sepak pojok, namun sundulan Dejan Tumbas masih meleset dari sasaran.
Peluang emas lainnya dari Alfrianto Nico dan Abu Kamara juga gagal menembus ketangguhan kiper Persijap, M. Ardiansyah.
Di masa tambahan waktu (extra time), Persis terus mengepung pertahanan tuan rumah.
Namun, buruknya penyelesaian akhir, membuat peluang-peluang tersebut terbuang percuma.
Di sisi lain, Persijap sempat memberikan ancaman lewat aksi individu Carlos Franca, meski bola masih melambung di atas mistar gawang.
Skor imbang 0-0 bertahan hingga laga usai.
Dalam derby Jateng itu, tercoreng oleh kerusuhan antar suporter yang mengakibatkan kerusakan fasilitas stadion.
Aksi saling lempar material mulai dari batu, kayu, hingga botol minuman berlangsung mencekam selama lebih dari 30 menit.
Ketegangan dilaporkan memuncak sekitar menit ke-80 di area tribun Barat sisi Selatan.
Di tengah kerumunan massa, terdengar berkali-kali ledakan yang diduga berasal dari petasan, sehingga memicu kepanikan luar biasa bagi penonton lainnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, benih-benih konflik sebenarnya sudah terasa sejak babak pertama.
Pagar pembatas di area tribun VIP nyaris roboh akibat desakan massa.
Sempat mereda di awal babak kedua, situasi kembali memanas setelah menit ke-70.
Puncaknya, bentrokan pecah di depan pintu keluar sisi Barat stadion.
“Bentrokan tidak terhindarkan. Terjadi aksi saling lempar benda tumpul. Petugas keamanan harus bekerja ekstra keras untuk memecah massa yang bertikai,” ungkap Nurcahyo, seorang jurnalis di lokasi kejadian.
Kerusuhan ini berdampak langsung pada fasilitas di sekitar stadion yang mengalami kerusakan cukup serius.
Pihak kepolisian baru berhasil meredam situasi dan mengendalikan keadaan sekitar pukul 23.15 WIB, setelah berhasil memukul mundur massa pendukung tuan rumah dari area luar stadion.
Dengan hasil ini, Persijap kini menempati peringkat ke-14 klasemen sementara dengan koleksi 20 poin.
Sementara itu, Persis Solo masih tertahan di zona degradasi, tepatnya di peringkat ke-17 dengan raihan 17 poin.
Editor: Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar