HAPPY NEW YEAR

Cerita Sholekah, Rumah Roboh Kini Dapat Bantuan RTLH Jepara

waktu baca 3 menit
Rabu, 28 Jan 2026 16:19 0 129 Dian A.

JEPARA – Mondes.co.id | Hujan deras yang turun selama beberapa hari berturut-turut, membuat rumah Sholekah (47) roboh.

Rumah yang terletak di RT 5 RW 1 Desa Welahan, Kecamatan Welahan tersebut kondisinya memang sudah lapuk.

Pada saat kejadian, genteng rumah runtuh dan tembok yang sudah lapuk itu ikut ambruk.

“Waktu itu hujan deras sampai tiga hari. Gentengnya runtuh semua, lalu tembok yang memang sudah tua, ikut ambruk,” ujar Sholekah, Rabu (28/1/2026).

Rumah tersebut merupakan bangunan lama yang telah berdiri sejak ia kecil dan dihuni lima orang anggota keluarga.

Pasca kejadian, Sholekah terpaksa mengungsi sementara ke rumah kakaknya yang berada di depan rumah lama.

Kondisi itu mulai terurai, setelah ia menerima bantuan rehabilitasi rumah.

Disalurkan melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari Pemerintah Kabupaten Jepara.

Pendanaannya bersumber dari Belanja Tidak Terduga (BTT) senilai Rp15 juta.

“Saya sangat bersyukur dan senang sekali mendapat bantuan ini,” ungkapnya.

Sholekah menjadi salah satu dari 24 warga penerima bantuan RTLH BTT yang diserahkan Pemkab Jepara pada tahap penyaluran tersebut.

Bantuan ini merupakan bagian dari penanganan total 54 rumah yang tercatat terdampak cuaca ekstrem di Kabupaten Jepara.

Bupati Jepara Witiarso Utomo, mengatakan bantuan RTLH BTT disalurkan secara bertahap sesuai hasil pendataan dan verifikasi lapangan.

Penyerahan dilakukan sebagai respons cepat atas kerusakan rumah warga akibat bencana.

“Karena ini bencana, maka kita anggarkan dari BTT. Untuk tahap ini diserahkan kepada 24 penerima. Lokasinya di Welahan, Nalumsari, Kedung, dan Batealit,” ujar bupati yang akrab disapa Mas Wiwit.

BACA JUGA :  Ada Gamelan Kaca di Festival Muria Raya ke-4

Ia menjelaskan, besaran bantuan berbeda-beda, menyesuaikan tingkat kerusakan bangunan.

“Nominalnya disesuaikan dengan kriteria kerusakan, sesuai ketentuan yang berlaku,” tuturnya.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Jepara, Moh. Eko Udyyono, menyampaikan bantuan yang diserahkan pada hari ini mencakup 24 unit.

“Wilayah selatan 24 unit, diserahkan pada hari ini. Mulai Welahan, Nalumsari, Kedung, dan Batealit,” jelas Eko.

Untuk wilayah selatan, bantuan RTLH bersumber dari BTT dengan total anggaran Rp119,5 juta.

Sementara, rumah terdampak di wilayah utara, mendapat dukungan pendanaan dari Ansor.

Eko menambahkan, bantuan RTLH BTT diberikan dalam bentuk material bangunan.

Penyalurannya dilakukan secara non tunai melalui BPD Bank Jateng.

Dana ditransfer langsung ke toko material sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB).

“Material dikirim langsung ke penerima. Pemilihan toko material dimusyawarahkan antara penerima, pemerintah desa, dan kecamatan,” kata dia.

Di samping dukungan pemerintah daerah, perbaikan rumah terdampak juga melibatkan swadaya masyarakat serta kolaborasi lintas pihak, seperti Baznas, PMI, dan organisasi kemasyarakatan.

Selain dua penerima manfaat di Kecamatan Welahan, penyerahan bantuan RTLH BTT pada kesempatan tersebut juga dilakukan di sejumlah wilayah lain.

Kecamatan Nalumsari, tercatat sembilan penerima manfaat.

Kecamatan Kedung terdapat enam penerima manfaat.

Sementara di Kecamatan Batealit, bantuan disalurkan kepada tujuh warga terdampak bencana.

Editor; Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini