Foto: Rangkaian seleksi program beasiswa sepak bola di Stadion Safin Pati Sports School Indonesia (Mondes/Istimewa) PATI – Mondes.co.id | Para atlet muda sepak bola dari penjuru negeri bersaing menjadi siswa terbaik untuk menimba ilmu di Safin Pati Sports School Indonesia.
Mereka rela datang jauh-jauh ke Kabupaten Pati, Jawa Tengah, berbekal satu tekad menjadi pesepak bola profesional.
Para talenta muda ini berasal dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, Nusa Tenggara Timur (NTT), hingga Papua.
Melihat antusias mereka, menunjukkan bahwa Safin Pati Sport School yang konsen pada pembinaan sepak bola, banyak menarik perhatian talenta muda di Tanah Air.
Tak sedikit yang dari luar daerah datang ke wilayah Bumi Mina Tani hanya untuk bisa belajar di sekolah tersebut.
Apalagi saat ini, Safin Pati Sports School sedang membuka program seleksi beasiswa tahunan.
Banyak siswa yang sengaja datang dari Jawa dan luar Jawa membidik program tersebut.
Puluhan calon siswa mengikuti seleksi beasiswa di Stadion Safin Pati Sports School Indonesia di Desa Mojoagung, Kecamatan Trangkil Pati, selama tiga hari, mulai Jumat (19/6/2026) hingga Minggu (21/6/2026).
Puluhan atlet sepak bola berbakat Indonesia ini, bersaing ketat, agar mendapatkan beasiswa dan bisa menimba ilmu di sekolah berbasis olahraga tersebut.
Para atlet sepak bola dari penjuru negeri ini bersaing untuk menjadi yang terbaik.
“Program beasiswa ini diharapkan dapat memberi kesempatan kepada anak-anak berbakat untuk mengembangkan potensi sepak bola, sekaligus memperoleh akses pendidikan yang lebih baik, ” ujar CEO Safin Pati Sports School, Rafi Rizqullah Arifin.
Menurut Rafi, program seleksi ini diperuntukkan bagi siswa jenjang SMP dan SMA, yakni dengan rentang tahun kelahiran 2010 hingga 2014.
“Alhamdulillah kami sedang melaksanakan program seleksi beasiswa untuk anak-anak yang berpotensi. Kami berikan beasiswa mulai dari potongan harga SPP bulanan hingga pembiayaan daftar sekolah,” terang Rafi pada Sabtu (20/6/2026).
Dalam proses seleksi, kata Rafi, peserta menjalani tes kemampuan yang meliputi teknik sepak bola, mental, karakter, dan sikap di dalam maupun luar lapangan.
“Seleksi ini merupakan gelombang kedua. Pada beberapa waktu lalu, sekitar 20 atlet sepak bola berbakat dari Jawa mengikuti seleksi beasiswa Safin Pati, ” tambahnya.
Tak hanya itu, tim pelatih dan talent scouting Safin Pati juga ikut langsung memantau calon penerima beasiswa yang memiliki kualitas sesuai dengan standar akademi.
“Ke depannya di Safin Pati, we are creating players. Kami ingin membentuk pemain bukan tim. Jadi pemain tersebut bisa bersaing di level nasional dan bahkan internasional,” tegas Rafi.
Rafi memaparkan, filosofi tersebut diwujudkan melalui peningkatan kualitas pelatih.
Selain itu, fasilitas latihan yang lengkap, serta sistem pembinaan yang terintegrasi antara pendidikan dan olahraga.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) Terpadu Bina Bangsa, Panji Subrata, menambahkan pihaknya tidak hanya fokus pada pengembangan sepak bola, namun juga menitikberatkan pendidikan formal.
Disebutkan, Yayasan Safin Bina Bangsa memiliki program beasiswa untuk anak-anak yang mengikuti seleksi sepak bola akademi sekaligus untuk pendidikannya.
“Jadi nanti hasil seleksinya, anak-anak bisa mendapatkan sekolah, asrama, fasilitas sekolah dan asrama, termasuk akademinya. Jadi semuanya menjadi satu paket,” terang Panji.
Sementara itu, salah satu calon siswa Safin Pati Sport School, Javierimani Darwisy Pambudi, mengaku sengaja datang dari Surabaya karena ingin bersekolah yang konsen pada pengembangan sepak bola di Kabupaten Pati.
Alasan Javierimani Darwisy Pambudi melirik bersekolah di Safin Pati Sport School Indonesia, karena ia sangat suka dengan olahraga tersebut.
“Sudah lama mendengar tentang sekolah Safin ini. Makanya datang untuk melihat langsung dan semoga bisa diterima. Dari kecil suka sepak bola dan sudah mengikuti sekolah sepak bola (Ssb),” tukasnya.
Editor: Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar