HAPPY NEW YEAR

Sudewo Ditetapkan Tersangka, AMPB Pesta Kembang Api di Alun-alun Pati

waktu baca 2 menit
Rabu, 21 Jan 2026 10:35 0 51 Vindi Agil

PATI – Mondes.co.id | Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) menyalakan ratusan kembang api di tengah Alun-alun Simpang Lima Pati, Selasa malam (20/1/2026).

Tepat pukul 21.05 WIB, dentuman kembang api bersahutan memecah keheningan malam.

Nampak juga kepulan asap merah dari flare yang menyelimuti lapangan hijau di jantung kota tersebut.

Pesta kembang api ini sebagai ekspresi kegembiraan atas kabar penetapan status tersangka terhadap Bupati Pati, Sudewo, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sutikno, akrab disapa Paijan Jawi, salah satu tokoh AMPB yang hadir di lokasi, menegaskan bahwa aksi menyalakan kembang api ini bukan euforia tanpa makna, melainkan bentuk rasa syukur yang mendalam.

Menurutnya, langkah tegas KPK dalam mengusut kasus dugaan jual-beli jabatan perangkat desa di Kabupaten Pati, merupakan kemenangan bagi keadilan.

“Ini rasa syukur kami karena Bapak Bupati Sudewo sudah ditetapkan sebagai tersangka. Saya ingin berterima kasih kepada KPK karena sudah menunjukkan kalau hukum itu memang harus adil dan tidak boleh tebang pilih,” ujar Paijan di sela-sela aksi.

Dia mengungkapkan bahwa aksi ini juga merupakan bentuk penunaian janji atau nazar lama.

Pada momentum tersebut, dirinya mengenang pesan dari rekan seperjuangan, Supriyono alias Botok yang saat ini masih mendekam di penjara atas kasus pemblokiran Jalan Pantura saat berunjuk rasa.

Dahulu, mereka sempat berencana merayakan pemakzulan Sudewo dengan petasan, namun rencana itu kandas setelah mereka merasa dikhianati oleh proses politik di tingkat DPRD Pati.

Meski langit malam itu dihiasi warna-warni kembang api, Sutikno mengaku menyimpan sedikit rasa getir.

BACA JUGA :  Datangkan Akademisi Unnes, Guru SMA N 1 Donorojo Dibekali Keterampilan Menulis Ilmiah

Di balik senyum syukurnya, ia masih memikirkan nasib Botok.

“Hati senang tapi juga sedih. Sedihnya karena Mas Botok masih dipenjara. Harapan saya, Mas Botok bisa segera dibebaskan,” tambahnya sambil memegang suar yang membara merah.

Menatap masa depan Kabupaten Pati, Sutikno menitipkan pesan kepada Wakil Bupati Pati Risma Ardhi Chandra yang kemungkinan akan menggantikan posisi Sudewo, agar membawa perubahan yang nyata.

Ia menuntut adanya transparansi penuh dalam pengelolaan anggaran daerah.

Serta menegaskan agar uang rakyat benar-benar dikembalikan untuk kepentingan pembangunan, bukan untuk kepentingan segelintir pejabat.

Aksi yang berlangsung singkat ini, diakhiri dengan membersihkan sampah sisa kembang api.

Di akhir pernyataannya, Paijan menegaskan rencana para aktivis untuk terus mengawal proses hukum Botok dan Teguh Istiyanto di pengadilan.

Dia memastikan, dirinya dan rekan-rekan AMPB akan terus memantau perkembangan kasus ini hingga tuntas.

Editor: Mila Candra 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini