Warga Jepara Tetap Padati Alun-alun Nobar Persijap Meski Diguyur Hujan

waktu baca 2 menit
Sabtu, 31 Okt 2026 13:49 0 280 Dian A.

JEPARA – Mondes.co.id | Guyuran hujan yang melanda kawasan Alun-alun 1 Jepara pada Jumat (30/10/2026) malam tidak menyurutkan antusiasme masyarakat.

gempur rokok ilegal rembang

Ratusan warga tetap berbondong-bondong memadati lokasi untuk mengikuti nonton bareng (nobar) laga tandang Persijap Jepara melawan Persebaya Surabaya dalam lanjutan pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027.

Kegiatan nobar yang difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara ini, menyedot perhatian suporter setia yang ingin memberikan dukungan penuh bagi Laskar Kalinyamat, meski harus berbasah-basahan di depan videotron Alun-alun 1 Jepara.

Dukungan luar biasa dari warga yang hadir di alun-alun tampaknya menjadi energi tambahan bagi para pemain di lapangan.

Sejak babak pertama, Persijap tampil cukup agresif dan beberapa kali menebar ancaman melalui aksi Vasko Kalezic, Yuran, dan Yaya Sogodogo.

Namun, gemilangnya kiper Persebaya, Reza Arya, membuat skor kaca mata 0-0 bertahan hingga turun minum.

Ketegangan di Alun-alun 1 Jepara memuncak pada babak kedua.

Warga yang bersorak mendukung tim kesayangan, akhirnya bergemuruh ketika Persijap sukses memecah kebuntuan pada menit ke-55.

Memanfaatkan umpan tarik (cut back) dari Yaya Sogodogo, Vasko Kalezic melepaskan tendangan yang sempat membentur mistar, sebelum akhirnya merobek jala tuan rumah dan Persijap unggul 1-0.

Tertinggal di kandang sendiri, Persebaya langsung meningkatkan intensitas serangan.

Ketegangan kian terasa di lokasi nobar saat penjaga gawang Persijap, Sendri Johansah, jatuh bangun melakukan penyelamatan krusial, termasuk aksi gemilangnya pada menit ke-89.

Sayangnya, kemenangan di depan mata harus buyar di ujung laga.

BACA JUGA :  Tiga Siswa MTsN 1 Pati Bertanding dalam Ajang Timo di Thailand

Memasuki masa tambahan waktu pada menit ke-90+2, bek Persebaya Risto Mitrevski berhasil menyamakan kedudukan lewat sundulan memanfaatkan sepak pojok.

Jantung para penonton di Alun-alun Jepara sempat dibuat copot ketika Persebaya mencetak gol kedua pada menit ke-90+4 lewat Miguel Pinto.

Beruntung bagi Persijap, setelah peninjauan VAR, wasit menganulir gol tersebut karena terjadi pelanggaran terhadap Sendri Johansa, hingga peluit panjang dibunyikan, skor imbang 1-1 tetap bertahan.

Hasil ini membuat Persijap Jepara sukses membawa pulang satu poin berharga dari Surabaya.

Meski tambahan satu angka ini belum mampu mengangkat posisi Laskar Kalinyamat dari dasar klasemen sementara dengan koleksi dua poin, perjuangan heroik tim di lapangan dan semangat suporter di tengah hujan tetap menyisakan kebanggaan tersendiri bagi warga Jepara.

“Persijap butuh dukungan masyarakat. Salah satunya dengan nobar seperti ini,” ungkap Nurcahyo, warga Jepara.

Editor; Mila Candra

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini