Foto: Mahasiswa dari 12 Negara hadir di acara buka Luwur makan Mantingan (Mondes/Dian) JEPARA – Mondes.co.id | Pemandangan berbeda terlihat dalam prosesi kirab buka Luwur makam Mantingan.
Sejumlah mahasiswa mancanegara terlihat hadir mengikuti rangkaian Kirab Buka Luwur Ratu Kalinyamat peringatan Hari Jadi ke-477 Kabupaten Jepara.
Mereka juga berpartisipasi dalam tradisi makan tumpeng secara kepungan yang menjadi bagian dari kegiatan tersebut.
Peserta berasal dari berbagai negara, antara lain Mesir, Nigeria, Kepulauan Solomon, Kenya, Vanuatu, Zimbabwe, Tanzania, Prancis, Timor Leste, dan Papua Nugini.
Mereka terlibat langsung dalam prosesi kirab bersama masyarakat.
Para mahasiswa tersebut tercatat sebagai peserta didik di sejumlah perguruan tinggi di Jawa Tengah, di antaranya Universitas Negeri Semarang (Unnes), Universitas Wahid Hasyim (Unwahas), dan Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara.
Salah satu mahasiswa pertukaran asal Ghana, Ernest B. (20), mengaku terkesan dengan prosesi tersebut.
Ia datang bersama rekannya untuk menyaksikan langsung tradisi ganti luwur di Mantingan.
“Saya terpukau melihat tradisi ini. Masyarakat di sini sangat antusias, dan saya ingin datang lagi tahun depan,” kata dia, kemarin.
Hussain Abid, mahasiswa asal Pakistan, menyatakan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut.
“Saya sangat senang bisa mengikuti Hari Jadi Jepara ke-477. Budaya Jawa sangat menarik dan Selamat Hari jadi Kota Jepara yang ke-447,” ujarnya.
Ia menambahkan, berencana kembali mengikuti kegiatan serupa pada kesempatan berikutnya.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jepara, Ali Hidayat, menyatakan keterlibatan mahasiswa mancanegara menjadi bagian dari interaksi budaya dalam peringatan tersebut.
Menurutnya, pengalaman tersebut diharapkan dapat memperluas pengenalan budaya Jepara di tingkat internasional melalui para peserta.
Editor; Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar