SATWAS SDKP Juwana Persulit Pengurusan Ijin SLO Jika Tanpa Perantara, Ada Apa??

PATI-Mondes.co.id| Dianggap tidak memberikan pelayanan yang humanis saat mengurus surat kapal. Kantor Satuan Pengawas (SATWAS) Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (SDKP) Juwana, Kabupaten Pati, diduga ada main mata dengan Calo. Hal ini terlihat sulitnya Satwas SDKP mengeluarkan ijin disaat masyarakat mengurus Surat Laik Operasi (SLO) tersebut secara mandiri.

Pasalnya, dalam kejadian tersebut, bermula saat salah satu pengurus kapal di Juwana akan mengurus SLO di kantor Satwas SDKP Pati. Dengan alasan yang tidak jelas pihak SDKP tidak mau mengeluarkan ijin SLO tersebut, kendati persyaratan untuk mendapatkan SLO sudah lengkap.

“Saya heran mas, mengurus ijin SLO sendiri kenapa dipersulit, padahal sebelumnya tidak ada masalah. Akan tetapi kalau pakai jasa calo sangat mudah mendapatkannya,”  ungkap salah satu pemohon ijin kepada wartawan, Selasa (23/11/2021)

Hal ini patut diduga adanya persekongkolan pihak SDKP dengan pihak ketiga (calo-red) yang di tengarai PT Global. Sebab dengan mengurus sendiri tanpa ada pihak ketiga masyarakat dipersulit mengurus ijin SLO kapal.

“Saya menduga ada kongkalikong antara PT. Global dengan SATWAS SDKP, sebab untuk mengurus perijinan sendiri sangat susah jika tanpa perantara dari PT. Global,” keluh salah satu pemohon ijin SLO.

Sementara, Azis yang mengaku sebagai pengurus PT. Global mengatakan, diakuinya kebanyakan pengurusan ijin kapal di Juwana melalui PT. Global. Mengingat para pemilik kapal tidak mau ribet dalam mengurus perijinan kapal.

“Kebanyakan perijinan SLO melalui jasa kami (PT. Global-red). Kan tau sendiri para pemilik kapal kebanyakan tidak mau ribet soal mengurus ijin,” ungkap Azis kepada wartawan dihalaman kantor SATWAS SDKP.

Sementara pihak SATWAS SDKP Pati, saat di konfirmasi soal tidak diterbitkannya ijin SLO kapal salah satu pemohon dan adanya dugaan kongkalikong dengan PT. Global, Sony Armanto selaku pengawas perikanan SATWAS SDKP Pati yang piket pada saat itu membantah tudingan tersebut. Dirinya mengatakan jika semua dokumen lengkap ijin SLO pasti akan dikeluarkan, namun soal Kapal yang satu ini itu wewenang pimpinan.

“Itu kewenangan pimpinan, dan kebetulan pimpinan kami sedang dinas diluar kota dan proses perijinan tidak ada kaitanya dengan PT. Global, masyarakat bisa mengurus sendiri kok kalau berkasnya lengkap kami akan keluarkan ijin SLO tersebut,” jelas Sony Armanto.

(Tim/Mondes)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.