Foto: Kondisi banjir yang melanda Pati Kota (Mondes/Singgih) PATI – Mondes.co.id | Banjir sempat mengakibatkan tiga ruas jalan menuju Kota Pati tersendat.
Di antaranya, Jalan Lingkar Selatan (JLS) Widorokandang, Jalan Pati-Tayu (depan Alugoro), dan Jalan Gemeces.
Guna menghindari kemacetan parah, Satlantas Polresta Pati melakukan pengaturan lalu lintas di ketiga titik.
Kasatlantas Polresta Pati Kompol Riki Fahmi, mengatakan pihaknya bersiaga dan mengatur arus lalu lintas di Jalan Pantura Pati-Juwana, tepatnya di simpang tiga Widorokandang.
Pasalnya, limpasan dari Sungai Simo mengakibatkan jalan nasional tersebut tergenang air dan terjadi antrean lalu lintas sepanjang kurang lebih 4 kilometer.
“Situasi terakhir di simpang tiga Widorokandang Jalur Pantura, untuk beberapa titik yang tergenang air salah satunya di simpang tiga Widorokandang,” ungkap Kasatlantas.
Kemudian bergeser di jalur masuk kota di sisi utara atau tepatnya di jalan Pati-Tayu depan Alugoro.
Banjir setinggi 20 sentimeter mengakibatkan kepadatan arus lalu lintas yang didominasi sepeda motor.
Meski demikian, kesigapan dari personel kepolisian berhasil mengurai kendaraan.
“Kemudian di Pati-Tayu terdapat genangan air, tapi masih bisa dilewati,” sambungnya.
Sedangkan di wilayah dalam kota, lanjut Kompol Riki, dua titik di perempatan jago dan di simpang tiga Gemeces dilakukan penutupan jalan.
“Kemudian jalur terputus di Jalan Ahmad Dahlan, kami tutup di Simpang Jago. Untuk titik di Gemeces jalurnya tertutup, kami tutup menuju Sleko karena air akan masuk ke rumah warga,” tandasnya.
Pihaknya akan terus siaga di titik-titik rawan banjir, demi kelancaran arus lalu lintas.
Mengingat curah hujan yang tinggi, berpotensi membuat debit air akan bertambah.
Editor: Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar