Resmi Ditetapkan Sebagai Ketua Pasopati, Pandoyo: Terpenting Jalin Komunikasi dan Koordinasi

PATI-Mondes.co.id| Setelah resmi ditetapkan menjadi Ketua Umum Paguyuban Solideritas Kepala Desa dan Perangkat Desa Kabupaten Pati (Pasopati). Pandoyo, Kepala Desa (Kades) Tegalharjo, Kecamatan Trangkil Kabupaten Pati, Jawa Tengah ini telah terpilih menjadi Ketua Pasopati enam tahun kedepan.

Sosok Pandoyo yang dikenal supel bergaul akhirnya memperoleh suara terbanyak dan terpilih menjadi Ketua Pasopati. Berbagai ucapan selamat dari rekan sejawat dan mitra membanjiri. Pemilihan Ketua Pasopati yang dilaksanakan pada Sabtu (18/9), telah mengantar Kades Tegalharjo mendapat suara terbanyak dengab 214 di susul Sutrisno 127, Saman 28, Ahmad Rifa’i 21, dan Maksum 1 suara.

Atas pencapaian ini Kades Tegalharjo Pandoyo mengatakan, sebagai Ketua Pasopati Pati yang baru ditetapkan pada Senin (20/9), pihaknya langsung segera melakukan komunikasi dengan para pengurus paguyuban Kecamatan dan juga dengan keempat kontestan kemarin. Hal ini agar bisa berkoordinasi membentuk kepengurusan Pasopati baru. Kedepan agar Pasopati mampu mewujudkan keberhasilan seperti dulu.

“Tak hanya menemui pengurus paguyuban Kecamatan, kami juga sudah ketemu dan berkoordinasi dengan Ahmad Rifa’i Kades Dukuhseti, disitu kami berdiskusi membahas kemajuan Pasopati sebagai wadah perjuangan Kepala Desa agar dapat lebih bermanfaat untuk kepentingan masyarakat dan para Kades di Pati,” ungkap Pandoyo, melalui pesan voice note whatsapp. Pada, Rabu (22/9/2021).

Selain itu, guna memperkokoh solidaritas antar Kepala Desa dalam meningkatkan mutu pelayanan terhadap masyarakat. Dirinya berencana akan menjadikan organisasi Pasopati tetap solid dan kompak dan segera membentuk kepengurusan baru. Maka dari itu, dirinya berencana akan membentuk setidaknya satu orang perwakilan Kepala Desa di masing-masing Kecamatan untuk masuk kedalam susunan pengurus Pasopati.

“Kompak dan solid menjadi target utama kami, oleh sebab itu di dalam pengurusan Pasopati nantinya, ada satu orang Kepala Desa di masing-masing Kecamatan untuk masuk ke dalam pengurus Pasopati,” tuturnya.

Pandoyo berharap, terpilihnya dirinya sebagai Ketua Pasopati secara demokrasi, tak lain adalah agar dapat terjalin komunikasi yang harmonis antar Kepala Desa. Sehingga dapat membawa manfaat positif untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Pati.

“InsyaAlloh louncing Pasopati kedepan akan dilaksanakan pada hari Jumat, tanggal 1 Oktober 2021, di kantor Pasopati. Kami  menargetkan dua minggu kedepan ada pengukuhan pengurus supaya bisa melaksanakan tugasnya untuk  memperjuangkan hak para Kades demi terciptanya kemajuan Pasopati,” harapnya.

Pendoyo menambahkan, kedepan tak ada lagi kelompok-kelompok yang membuat Pasopati ini terpecah-belah. Dirinya akan terus melakukan komunikasi dan koordinasi dengan stakeholder Pasopati yang ada.

“Yang terpenting, kami berharap seluruh elemen bisa bersatu dan bau membau saling asah, saling asuh, untuk kemajuan Pasopati kedepan, tetap jaga kondusifitas. Semoga organisasi Pasopati ini mampu menjadi wadah yang bermanfaat bagi kita semua,” tandasnya.

(As/Mondes)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.