ramadan 2026

PT Sejin Buka Loker di Pati, Rekrut Tenaga Kerja ke Desa-desa

waktu baca 2 menit
Selasa, 3 Mar 2026 15:07 0 44 Singgih Tri

PATI – Mondes.co.id | PT Sejin Fashion Indonesia (SFI) membuka lowongan kerja (loker) secara jemput bola ke kantor kecamatan.

Pihak Human Resource Development (HRD) langsung turun gunung merekrut calon tenaga kerja SFI.

PT SFI pun menggelar perekrutan secara jemput bola di beberapa kecamatan.

Di antaranya yakni Kecamatan Tlogowungu pada 3 dan 4 Maret 2026, Kecamatan Trangkil pada 9 dan 10 Maret 2026.

Kecamatan Kayen pada 12 dan 13 Maret 2026, serta Kecamatan Jakenan pada 16 dan 17 Maret 2026.

Open recruitmen ini dilakukan untuk mengisi posisi operator C2B, operator treatment, dan operator stockfit.

Pendaftaran tidak dipungut biaya apapun alias gratis.

Persyaratan di antaranya pendidikan minimal Sekolah Menengah Pertama (SMP), usia minimal 18 tahun, surat lamaran kerja, fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) maupun Kartu Keluarga (KK).

Kemudian, fotokopi ijazah, fotokopi Surat Keterangan Catatan Kriminal (SKCK), fotokopi Kartu Kuning, dan foto 2×3 dan 4×6.

Fasilitas yang didapat bagi pekerja meliputi gaji Upah Minimum Kabupaten (UMK) Pati, uang lembur, makan siang, tunjangan transport, dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

“Sejak hari ini mulai rekrut tenaga kerja, ada empat kecamatan, yaitu Tlogowungu, Trangkil, Kayen, Jakenan. Yang diprioritaskan perempuan,” ungkap Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Pati, Bambang Agus Yunianto kepada awak media, Selasa, 3 Maret 2026.

Ia menjelaskan, PT SFI membuka kesempatan kerja sebanyak 1.500 kuota tenaga kerja baru di Kabupaten Pati.

Usia tenaga kerja yang dicari mulai dari 18 sampai 45 tahun.

BACA JUGA :  Stok Elpiji dan BBM Jepara Terpantau Surplus Jelang Nataru

“Ada loker 1.000 sampai 1.500 selama tiga bulan ini. Kita lihat ke depan seperti apa,” katanya.

Kali ini, PT SFI mengajak Disnaker Kabupaten Pati bekerja sama untuk memfasilitasi para pencari kerja di Bumi Mina Tani.

Apalagi, banyak masyarakat Kabupaten Pati usia produktif yang butuh pekerjaan.

“HRD turun ke kecamatan, jangan sampai HRD hanya di kantor saja, karena warga masuk Sejin (PT SFI) sulit, kalau mau kemana-mana nggak langsung ketemu. Kita buka sesuai minat warganya yang kepengen kerja, kita nggak bisa memaksakan,” ujarnya.

Ia menyebut, serapan tenaga kerja di Kabupaten Pati pada tahun ini ditargetkan mencapai 8.500 tenaga kerja.

Adanya rekrutmen sejumlah perusahaan, diharapkan bisa memberi kesempatan dan memangkas angka pengangguran di Bumi Pesantenan.

“Serapan tenaga kerja tahun 2026 ini target 8.500, sedangkan kalau tahun lalu ditargetkan 7.500 tetapi berhasil melampaui target hingga mencapai 9.000 tenaga kerja. Kita punya data pengangguran di setiap desa, harapannya loker ini angka pengangguran turun lagi,” pungkasnya.

Editor; Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini