Pilkades Berjalan Kondusif, Meski Sebelumnya Ada Ketegangan Antar Pendukung Calon

PATI-Mondes.co.id| Ajang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) untuk 5 pedukuhan di Desa Mangunrekso Kecamatan Tambakromo Kabupaten Pati, Jawa Tengah, digelar pada 10 April 2021 berjalan kondusif. Meski sebelumnya sempat akan terjadi ketegangan antara pendukung para calon, namun hal itu masih bisa dikondisikan.

Pelaksanaan Pilkades sendiri diikuti 2 Calon yakni Agus Sukamto yang mendapatkan nomor urut 1 dan Eko Suhartono mendapatkan nomor urut 2 dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 2852. Hanya saja dari ke 2 calon itu dimenangkan oleh nomor urut 1 yakni Agus Sukamto yang juga sebagai petahana dengan jumlah suara 1305, sementara nomor urut 2, Eko Suhartono mendapatkan 1142 suara, dengan suara tidak sah sebanyak 27, dari jumlah suara yang hadir 2474 dan jumlah yang tidak hadir 378.

Ketua Panitia Pilkades Desa Mangunrekso Mohtar Mengatakan, Pelaksanaan Pemilihan Pilkades Desa Mangunrekso sudah selesai, dalam keadaan aman dan kondusif. Proses pelaksanaan di setiap tahapan sampai pemilihan selesai juga berjalan dengan lancar tanpa ada halangan apapun.

“Proses pelaksanaan sudah sesuai dengan regulasi, dan semuanya berjalan dengan lancar,” katanya.

Ditempat berbeda, Agus Sukamto yang kembali terpilih sebagai Kepala Desa Mangunrekso usai pelaksanaan Pilkades mengatakan, Sebagai Calon Kepala Desa terpilih, langkah awal yang akan dilakukan adalah merangkul calon Kepala Desa yang kalah dan masyarakat yang berbeda pilihan untuk selalu tetap menjalin silaturahmi, sebab kemenangan Kepala Desa saat ini (red) adalah kemenangan rakyat Desa Mangunrekso.

Agus juga mengucapkan terimakasih kepada semua simpatisan, relawan, dan seluruh warga Desa Mangunrekso yang sudah memberikan kepercayaan untuk memimpin kembali Desa Mangunrekso sebagai Kepala Desa.

“Pesta demokrasi sudah selesai, dan kemenangan ini, adalah kemenangan bersama, mari kita membangun desa Mangunrekso bersatu padu, dan bersama, karena tidak ada kekuatan selain kebersamaan, dan mari kita jadikan perbedaan ini suatu kebersamaan untuk mencapai tujuan dalam pembangunan yang diharapkan bersama,” jelasnya.

(Tim/Mondes)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.