Persiapkan Pelajar Agar Bisa PTM, Binda Jatim Intensifkan Vaksinasi Lanjutan

TRENGGALEK-Mondes.co.id | Melanjutkan program vaksinasi masal secara nasional sebagai upaya penanganan pandemi Covid-19, Badan Intelijen Negara (BIN) terus mengintensifkan progresnya. Bahkan, guna memastikan seluruh kegiatan berjalan lancar Kepala BIN Daerah (Kabinda) Jawa Timur turun langsung ke-wilayah -wilayah. Salah satunya, meninjau pelaksanaan vaksinansi lanjutan untuk dosis 2 di Kabupaten Trenggalek.

Di tahap pertama, Binda Jatim mendistribusikan 2000 dosis vaksin kepada masyarakat Trenggalek pada tanggal 1 dan 2 Agustus 2021 lalu. Dengan 3 titik konsentrasi di Desa Sengon, Kecamatan Bendungan, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 dan Pondok pesantren (Ponpes) Qomarul Hidayah, Desa Nglongsor, Kecamatan Tugu.

Dikonfirmasi awak media saat melakukan peninjauan vaksinasi lanjutan di MTsN 1 Trenggalek, Kabinda Jatim, Marsekal Pertama (Marsma) TNI Rudy Iskandar mengatakan jika pihaknya secara khusus terjun ke daerah sebagai wujud tanggungjawab akan hadirnya negara ditengah masyarakat. Sebab, vaksinasi merupakan perintah langsung dari presiden kepada jajaran aparatur negara demi percepatan penanganan pandemi.

“Vaksinasi adalah perintah langsung Bapak Presiden Jokowi sebagai salah satu upaya dalam mempercepat pembentukan ‘herd immunity’ masyarakat. Sehingga, virus corona tidak lagi menjadi ancaman yang menakutkan lagi,” sebutnya, Kamis (2/9/2021).

Ditambahkan Marsma TNI Rudy, vaksin lanjutan kali ini jumlahnya sama dengan yang pertama yakni 2000 dosis. Untuk sasarannya, tetap kepada warga yang sudah tervaksin di periode pertama. Seribu dosis lebih, difokuskan kepada para pelajar MTsN 1 Trenggalek, enam ratusan untuk para santri Ponpes Qomarul Hidayah dan sisanya diberikan masyarakat Desa Sengon secara ‘door to door’.

“Yang seribu lebih dosis vaksin, untuk para pelajar MTsN. Kemudian, 600 dosis di ponpes dan sisanya bagi warga ataupun masyarakat umum lainnya secara door to door,” lanjutnya.

Selain itu, sambung Kabinda, ada tujuan yang tak kalah penting yaitu mempersiapkan para siswa dalam menyongsong pemberlakuan kembali Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Jadi, ketika seluruh siswa telah menerima vaksin maka dipastikan imunitas kelompok mereka akan terbentuk sehingga bisa aman dalam menjalankan kegiatan belajar.

” Vaksin lanjutan tahap kedua ini juga untuk mempersiapkan para siswa dan sekolah dalam menyongsong pelaksanaan pelajaran tatap muka. Ketika, memang sudah diijinkan oleh pihak pemerintah daerah dan orang tua,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah MTsN 1 Trenggalek, Widodo Setyadi menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia dan juga jajaran BIN yang telah peduli memberikan prioritas vaksinansi kepada para siswanya. Bahkan, MTsN 1 Trenggalek merupakan satu-satunya madrasah di Trenggalek yang 95% siswa serta tenaga pendidiknya telah tervaksin hingga dosis ke dua.

” Terimakasih kepada Pak Presiden Jokowi dan BIN yang telah memberikan vaksinasi kepada madrasah kami (MTsN 1 Trenggalek). Sehingga, 95 persen dari siswa dan tenaga pendidik disini telah tervaksin hingga dosis 2. Dengan begitu, kami lebih siap untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka,” ujar kepala sekolah.

(Heru/mondes)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.