Persiapan Relokasi Pedagang Pasar Rembang Terus Dimatangkan Jelang Pembangunan di 2027

waktu baca 3 menit
Jumat, 4 Sep 2026 14:45 0 395 Supriyanto

REMBANG — Mondes.co.id | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang terus mematangkan penyiapan lokasi relokasi bagi pedagang Pasar Rembang di kawasan Pasar Kambing.

gempur rokok ilegal rembang

Langkah ini merupakan tahapan krusial dalam menyambut rencana pembangunan fisik pasar yang ditargetkan bersumber dari APBN pada tahun 2027 mendatang.

​Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Dindagkop UKM) Kabupaten Rembang, saat ini tengah menuntaskan pembangunan los relokasi.

Kepala Dindagkop UKM Rembang, M. Mahfudz, menjelaskan bahwa penyiapan fasilitas ini dilakukan bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah, serta berpatokan pada kebutuhan para pedagang.

​”Di dalam penyiapan tempat relokasi, kami melanjutkan penyiapan los yang sudah dialokasikan sebelumnya. Kami berupaya mengakomodasi permintaan para pedagang, agar lokasi relokasi ini benar-benar layak,” ujar Mahfudz, Jumat (4/9/2026).

​Saat ini baru tersedia tiga los dari total kebutuhan sekitar delapan los relokasi.

Guna melengkapi kekurangan lima los serta fasilitas penunjang seperti drainase, MCK, jaringan listrik, dan penerangan, Dindagkop UKM berencana mengusulkan alokasi dana tambahan pada APBD Perubahan.

​”Kami akan mengusulkan kepada Pak Bupati, penambahan anggaran sekitar Rp500 juta. Dana tersebut dialokasikan untuk memenuhi sarana dan prasarana dasar, agar mencapai standar minimal kelayakan,” tutur Mahfudz.

​Ia menegaskan bahwa pemindahan pedagang ke lokasi sementara tidak akan dilakukan secara terburu-buru.

Pemkab menjamin proses relokasi dan baru mengeksekusi lapangan setelah ada kepastian atau sinyal positif alokasi anggaran APBN dari pemerintah pusat.

​”Surat edaran yang terbit sebelumnya adalah bentuk sosialisasi awal agar pedagang memiliki waktu bersiap. Kami sudah sepakat bersama Pak Bupati dan pedagang, pemindahan baru berjalan jika anggaran APBN sudah pasti,” tegasnya.

BACA JUGA :  Gedung Megah di Desa Koripandriyo Mangkrak, Begini Keterangan Camat Gabus

​Mahfudz juga mengimbau pedagang untuk tidak resah.

Bagi pedagang yang memilih tidak menempati lokasi relokasi sementara, Pemkab menjamin hak mereka untuk kembali menempati bangunan pasar baru, tetap aman sesuai Kartu Pedagang dan ketentuan yang berlaku.

​Di sisi lain, perwakilan pedagang menyatakan kesiapannya untuk mendukung program penataan pasar tersebut.

Sutono, salah satu pedagang Pasar Rembang, menyebut bahwa pada dasarnya para pedagang siap mengikuti arahan pemerintah daerah selama tempat relokasi sementara disiapkan secara matang.

​”Kami siap pindah sesuai arahan Pemkab. Namun, lokasi relokasi sementara harus benar-benar siap dan layak agar pedagang nyaman berjualan. Fasilitas dasar seperti drainase, los yang memadai, MCK, hingga tempat ibadah sangat penting,” ungkap Sutono.

​Sutono menambahkan, dengan jumlah pedagang Pasar Rembang yang mencapai sekitar 2.000 orang, ketersediaan lapak saat ini memang masih perlu ditambah.

Berbagai usulan penyempurnaan fasilitas penunjang tersebut telah disampaikan oleh Paguyuban Pedagang Pasar Rembang (P3R) kepada Dindagkop UKM dan Bupati Rembang.

​Melalui sinergi dan penyiapan yang matang ini, Pemkab Rembang berharap seluruh tahapan relokasi dapat berjalan kondusif, sehingga proyek revitalisasi Pasar Rembang dapat segera terealisasi, begitu anggaran pusat diturunkan.

Editor: Mila Candra

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini