PASANG IKLAN DISINI

Peranan Tiga Tersangka Kasus Sukolilo, Ada yang Melindas Korban

waktu baca 2 menit
Senin, 10 Jun 2024 20:11 0 187 Harold

PATI – Mondes.co.id | Polresta Pati menguak masing-masing peranan tersangka dalam dugaan kasus penganiayaan yang menewaskan bos rental asal Jakarta di Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Satake Bayu Setianto, mengatakan bahwa ketiga tersangka tersebut yakni EN (51), BC (37), dan AG (35).

“Sudah ada tiga tersangka yang dihadirkan. Tersangkanya adalah satu EN (51), pekerjaan petani warga Sukolilo. Perannya adalah mengejar dan menghadang kendaraan roda empat yang dikendarai korban. Kemudian memukul dan menginjak korban,” ujarnya dalam konferensi pers Mapolresta Pati, Senin (10/6).

Sementara tersangka BC warga Sukolilo yang juga buruh tani, berperan menghadang mobil Daihatsu Sigra yang dikendarai korban.

Tidak hanya itu, BC turut melancarkan bogem mentah dan menginjak korban.

Adapun tersangka AG, selain melakukan pengeroyokan terhadap korban. Tersangka juga perannya adalah melindas korban dengan sepeda motor yang mengenai lengan kanan, dada, sampai lengan kiri korban.

Ketiganya dijerat Pasal 170 ayat 2 KUHP dengan hukuman penjara 12 tahun.

Adapun barang bukti yang diamankan di antaranya satu unit Daihatsu Sigra, pakaian milik tersangka, satu buah helm, satu kacamata, satu unit motor Yamaha Nmax, dan batu besar.

“Tersangka ini kemungkinan masih bisa bertambah. Sementara yang diamankan tiga,” terangnya.

Adanya kejadian tersebut, Kombes Pol Satake Bayu Setianto mengimbau kepada masyarakat agar jangan main hakim sendiri.

Jikalau ada kejadian yang mencurigakan, agar segara dilaporkan ke Kepolisian terdekat, untuk bisa diambil langkah-langkah kepolisian.

Baca Juga:  Dikira Hanyut di Sungai, Supinto Ternyata Ngopi Santuy, Sempat Ikut Nyari!

“Bagaimanapun niat untuk main hakim sendiri, ada pasal ataupun berefek pada tindak pidana, dan bagi masyarakat yang terlibat perkara ini, agar menyerahkan diri, agar ditindaklanjuti dengan proses hukum yang berlaku,” pintanya.

Editor: Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini