Foto: Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra ketika diwawancarai awak media (Mondes/Singgih) PATI – Mondes.co.id | Saat ini masih ada satu orang yang menjalani rawat inap di rumah sakit pasca menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pati.
Pasien itu menantikan masa inkubasi, sebelum perawatan inap usai.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, memastikan para korban dugaan keracunan MBG selamat.
Untuk itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati menanggung seluruh pembiayaan para korban terdampak.
“Tinggal satu orang yang rawat inap, masih nunggu inkubasi dari Dinkes. Terkait anggaran belum, kami masih mitigasi,” ujarnya ketika dimintai keterangan awak media, Senin, 14 September 2026.
Selama ini, pertanggungjawaban dari Badan Gizi Nasional (BGN) dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) belum ada kepastian.
Namun, agar penanganan kondisi pengobatan cepat, maka Pemkab Pati langsung bertindak cepat membiayai pasien.
“Kondisi di beberapa tempat seperti di Sidoarjo, masyarakat ini butuh kepastian, tidak ada yang menanggung tentang biaya, akan jadi gaduh, jadi Pemkab ambil langkah agar masyarakat terlindungi. Ibu-bapak yang punya anak memeriksakan kendala biaya, kami ambil langkah cepat ke rumah sakit,” terangnya.
Pihaknya juga akan melakukan kunjungan ke sekolah-sekolah, demi memastikan trauma anak penerima MBG terobati.
Serta, segera mengumpulkan jajaran pejabat BGN dan pemilik SPPG se-Kabupaten Pati.
“Saya ambil alih dulu yang menanggung SPPG dan kami rembuk dulu, kita ambil langkah strategis bisa berobat gratis. Pasti ada upaya untuk mengatasi trauma dengan kunjungan ke sekolah-sekolah,” tutupnya.
Editor: Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini