Niat Tolong Teman, Remaja Asal Pancur Meninggal Tenggelam di Bendungan Grawan

waktu baca 2 menit
Jumat, 11 Sep 2026 16:21 0 442 Supriyanto

​REMBANG — Mondes.co.id | Insiden kecelakaan air (laka air) merenggut nyawa seorang remaja asal Kecamatan Pancur.

gempur rokok ilegal rembang

Insiden ini terjadi di Bendungan Grawan, Kecamatan Sumber pada Jumat (11/9/2026) siang.

Korban tenggelam setelah berupaya menyelamatkan temannya yang terlebih dahulu terseret air saat memancing di area sekitar pintu intake bendungan.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang, Muhammad Luthfi Hakim, membenarkan peristiwa tragis tersebut, berdasarkan laporan yang diterima pihak teknis operasional di lapangan.

​”Kejadian diperkirakan terjadi sekitar pukul 12.15 WIB. Korban bersama rekannya sedang mencari ikan atau memancing di dekat pintu intake. Saat rekannya mengalami kendala dan tenggelam, korban berinisiatif memberikan pertolongan,” sebutnya dalam keterangan tertulis.

​Meski upaya pertolongan tersebut berhasil menyelamatkan sang teman, nahas korban justru tidak dapat menyelamatkan diri dan tenggelam di area bendungan.

​Melihat kejadian tersebut, rekan korban langsung bergegas meminta bantuan dan melaporkan insiden itu kepada petugas Pengoperasian dan Pemeliharaan (OP) Bendungan Grawan yang berada di lokasi.

Tim petugas OP yang terdiri dari Aan Agustianto Wibowo, Andik Ariyanto Wibowo, Trimulyo, dan M. Zaenurrohman bersama warga sekitar, segera melakukan upaya pencarian di lokasi kejadian.

​Setelah proses pencarian intensif, korban berhasil ditemukan pada pukul 13.00 WIB dalam kondisi meninggal dunia.

​”Korban dievakuasi bersama-sama oleh petugas OP dan warga setempat. Identitas lengkap korban masih dalam pendataan, namun dipastikan korban merupakan seorang remaja laki-laki yang berasal dari Kecamatan Pancur,” tambah Luthfi.

​Pasca-evakuasi, kejadian ini langsung dilaporkan ke pihak Polsek Sumber untuk penanganan hukum lebih lanjut.

BACA JUGA :  Tindak Humanis Polantas Trenggalek pada Peserta Kirab Pusaka

Jenazah korban kemudian dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat (Puskesmas) untuk menjalani pemeriksaan medis/visum sebelum diserahterimakan kepada pihak keluarga.

​Pihak BPBD Rembang mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di sekitar area perairan, bendungan, maupun sungai, guna mencegah berulangnya insiden serupa.

Editor: Mila Candra

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini