ramadan 2026

Mudik Gratis Pati, Pemkab Sediakan 10 Bus untuk Perantau Jabodetabek

waktu baca 3 menit
Jumat, 20 Feb 2026 08:47 0 24 Singgih Tri

PATI – Mondes.co.id | Program mudik gratis diadakan lagi untuk para perantau asal Provinsi Jawa Tengah di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Mudik gratis ini memfasilitasi para perantau yang ingin pulang merayakan Idulfitri 2026 di kampung halaman.

Pendaftaran mudik gratis berlangsung sejak 12 Februari sampai dengan 16 Maret 2026.

Sebagaimana disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Operasional (Dalops) Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pati, Nita Agustiningtyas.

Para perantau asal Pati yang terdiri dari pekerja harian maupun mahasiswa, bisa mengakses mudik gratis ini.

“Mudik gratis diselenggarakan mengakomodir perantau di Jabodetabek karena untuk sasarannya sendiri ada beberapa, yakni ART, pekerja buruh pabrik, mahasiswa juga yang intinya dari kalangan menengah ke bawah. Sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Pati yang merantau di Jakarta dan sekitarnya, antusiasmenya menunggu ini,” jelasnya saat diwawancarai Mondes.co.id, Jumat, 20 Februari 2026.

10 armada bus disediakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk berpartisipasi di mudik gratis ini.

Masing-masing bus berkapasitas 50 penumpang, sehingga total target pemudik sebanyak 500 penumpang.

“Ini Program Pemprov Jateng yang didukung Pemkab atau Pemkot seluruh wilayah Jateng, yang masing-masing menganggarkan untuk penyediaan bus untuk mudik gratis. Sayangnya, di Pemkab Pati ada penurunan jumlah kendaraan, kalau tahun lalu 16 bus, kini 10 bus karena efisiensi anggaran untuk infrastruktur,” ungkap Nita.

Penumpang tidak dipungut biaya sepeser pun.

Adapun titik kumpul pelepasan pemudik berlangsung di halaman Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

BACA JUGA :  Polemik Dugaan Tambang Ilegal Sukolilo, Polisi Komitmen Tindak Tegas

“Jadi nanti titik kumpul halaman TMII, dikepalai oleh Gubernur Jawa Tengah. Sehari sebelum hari-H bus berangkat dari sini, tanggal 16 Maret serentak se-Jawa Tengah,” paparnya.

Pemudik bisa pulang kampung gratis dan memperoleh fasilitas berbuka puasa.

Kemudian, setibanya di Kabupaten Pati akan diterima langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra.

Selanjutnya, mereka akan diantar ke kecamatan terdekat asal daerah masing-masing.

“Biaya jelas gratis, kita tidak ada pungutan dalam bentuk apapun, entah fee atau tiket dan lain-lain, tidak ada. Terus ada fasilitas snack membatalkan puasa kita sediakan,” terangnya.

Pembagian bus ditentukan sejak awal, sehingga penumpang sudah masuk dalam kelompok sesuai daerah asalnya tinggal.

Hal ini memudahkan untuk pengantaran penumpang ke kecamatan asal.

Kondisi ini berbeda dibanding tahun sebelumnya yang tercampur.

Maka dari itu, tahun ini Dishub Kabupaten Pati akan mengoptimalkan evaluasi yang dilakukan.

“Pendaftaran melalui aplikasi, yang menghandle dari Pemprov Jateng. Kalau koordinator atau narahubung tiap Pemkab atau Pemkot ada di perantauan. Kita menugaskan mendampingi pemudik di kendaraan,” ujarnya.

Persyaratan untuk mendaftarnya hanya dengan kartu identitas seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) Provinsi Jawa Tengah dan Kartu Kelurga (KK).

Jika ingin mendapat kuota, maka siapa cepat dia dapat.

Ia menyarankan agar komunikasi antara penumpang dan petugas berjalan baik, sehingga mudik gratis berjalan lancar.

“Komunikasi koordinator dengan penumpang harus diutamakan karena ini rombongan bukan individu. Diharapkan pemudik mengikuti arahan koordinator dan pengamanan barang-barangnya, jangan sampai ada keterlambatan,” pesannya.

Editor: Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini