PASANG IKLAN DISINI

Misteri Arwah Gentayangan Lastri Si Bunga Desa Genengmulyo

waktu baca 2 menit
Kamis, 25 Mei 2023 08:39 1 5602 mondes

PATI – Mondes.co.id | Masyarakat Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, pasti tidak asing dengan misteri kematian Lastri sang bunga Desa dari Genengmulyo, yang sampai saat ini masih diperdebatkan. Lantaran konon, arwah sang primadona desa itu masih gentayangan.

Supri warga Genengmulyo mengungkapkan, kematian Lastri terjadi pada sekitar tahun 1970-an.

Yang mana kematian Lastri sendiri dikarenakan diduga dibunuh sang suami dengan cara mencekik lehernya hingga kehabisan napas.

Sang suami nekat melakukan hal itu lantaran terbakar api cemburu, dikarenakan paras cantik nan menawan Lastri bak seorang bidadari. Sehingga banyak lelaki yang mencoba mendekatinya.

Akan tetapi, suami Lastri tidak mau mengakui perbuatan laknat tersebut, dan mengatakan jika istrinya telah meninggal lantaran sakit secara mendadak.

Hal itu bisa diceritakan oleh Supri, karena dia pernah melihat dengan mata kepalanya sendiri, saat arwah Lastri dipanggil dan dimasukan kedalam tubuh manusia yang masih hidup pada beberapa tahun silam oleh warga.

“Benar mas, waktu dilakukan pemanggilan arwah dan dimasukan kedalam tubuh mediator dia (arwah Lastri) mengakui jika telah dibunuh suaminya dengan cara dicekik,” ujar Supri, Kamis 25 Mei 2023.

Lanjut Supri, rumor bergentayangannya arwah Lastri kala itu, tidak hanya menyeruak di Desa Genengmulyo.

Melainkan sudah menyebar hampir di seluruh Kecamatan Juwana.

Hingga membuat keadaan semakin terasa mencekam dikala malam mulai datang.

Bahkan hingga kini di tahun 2023, rumor tentang arwah Lastri yang bergentayangan, masih diperbincangkan oleh sebagian masyarakat Juwana.

Disisi lain, S yang juga merupakan warga Desa Genengmulyo membenarkan cerita mistis terkait arwah Lastri.

Baca Juga:  Puskom Pati Terjun di Daerah Bencana, Ratusan Bantuan Disalurkan

Konon pada tahun dimana Lastri dinyatakan wafat, semenjak Azan Maghrib berkumandang warga desanya tidak ada yang berani keluar rumah.

Pasalnya, sudah banyak warga yang sering ditemui oleh arwah Lastri saat masih berada di luar rumah pada malam hari.

“Nek sampun Maghrib mas, mboten wantun tiyang sing iseh nek jobo, mesti omah-omah do tutupan kabeh mergo do wedi,” jelas kakek lebih dari paruh baya itu.

Dalam bahasa Indonesia, “Sehabis Magrib, tidak ada warga yang berani keluar rumah. Semua rumah ditutup karena warga ketakutan.”

Bahkan, tidak sedikit orang yang ketika melewati pemakaman Genengmulyo, saat itu sering ditampaki oleh Lastri dengan kondisi yang masih utuh dan berparas cantik.

Tapi pada saat ini kemunculan arwah Lastri sudah jarang didengar kembali. Namun cerita legenda tersebut tetap masih menjadi misteri bagi sebagian masyarakat. (Vin/Dr)

1 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Nurul
    1 tahun  lalu

    Supri siapa sih ini? Aku warga sini..

    Balas
LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini