Foto: Kunjungan Dubes Spanyol ke Jepara beberapa waktu lalu (Mondes/Dian) JEPARA – Mondes.co.id | Pemerintah Kabupaten Jepara menggelar perhelatan diplomasi berskala internasional bertajuk The Diplomatic Forum Jepara 2026 pada 3–5 November 2026.
Forum bergengsi ini dihadiri oleh para Duta Besar dan perwakilan diplomatik dari 20 negara sahabat.
Di antaranya Armenia, Austria, Republik Ceko, Denmark, Fiji, Georgia, Guatemala, Jepang, Kamboja, Laos, Meksiko, Mozambik, Selandia Baru, Rumania, Seychelles, Kepulauan Solomon, Tunisia, Ukraina, hingga Yunani.
Mengangkat tema besar “Strengthening Global Partnerships, Unlocking Jepara’s Potential“, forum ini menjadi panggung strategis bagi Kabupaten Jepara untuk memikat perhatian dunia internasional melalui berbagai potensi unggulan.
Mulai dari industri mebel dan kerajinan ukir, produk ekonomi kreatif, kekayaan seni budaya, hingga pesona pariwisata dan peluang investasi daerah.
“Melalui The Diplomatic Forum 2026, kami ingin memperkenalkan Jepara secara lebih luas kepada dunia internasional. Jepara memiliki potensi besar di bidang industri, perdagangan, pariwisata, budaya, dan ekonomi kreatif. Kami berharap forum ini membuka peluang kemitraan yang konkret, saling menguntungkan, dan berkelanjutan,” tegas Bupati Jepara, Witiarso Utomo, kemarin.
Rangkaian kegiatan selama tiga hari dirancang secara interaktif untuk memberikan gambaran langsung mengenai denyut perekonomian dan kebudayaan Jepara.
Selasa, 3 November 2026 (Diplomasi Budaya) dibuka dengan penyambutan hangat dan acara Gala Dinner and Cultural Performance di Pendopo Kabupaten Jepara.
Agenda ini menjadi sarana pengenalan seni dan kekayaan tradisi daerah, sekaligus mempererat hubungan antara para diplomat dan Pemerintah Kabupaten Jepara.
Rabu, 4 November 2026 (Kunjungan Industri & Jejaring Bisnis), para delegasi dijadwalkan mengunjungi SMPN 6 Jepara, menikmati keindahan Pantai Bandengan, memantau pameran Oktofest di Sentra Kerajinan dan Furniture Mulyoharjo, serta melihat ragam produk di Dekranasda Store.
“Hari kedua ditutup dengan Sunset Dinner and Business Networking di Jetty Ocean View Hotel, guna mematangkan peluang kerja sama,” kata dia.
Kamis, 5 November 2026 (Aksi Hijau, Keakraban & Penandatanganan Kerja Sama), menghadirkan agenda lingkungan melalui penanaman bibit pohon bersama, dilanjutkan pertandingan sepak bola persahabatan untuk mencairkan suasana secara informal.
Seluruh rangkaian dipungkas dengan Lunch and Signing Ceremony di Pendopo Kabupaten Jepara sebagai momentum komitmen resmi tindak lanjut kemitraan.
Pemerintah Kabupaten Jepara menaruh harapan besar agar forum ini tidak berhenti pada seremoni semata, melainkan menjadi pijakan strategis dalam meningkatkan daya saing produk lokal, memperluas akses pasar ekspor, serta menggenjot arus investasi dan promosi pariwisata daerah di tingkat internasional.
“Kami ingin menjadikan forum ini sebagai awal dari hubungan kerja sama yang lebih erat antara Jepara dan mitra-mitra internasional. Harapannya, berbagai peluang yang dibangun melalui pertemuan ini dapat ditindaklanjuti dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, serta perekonomian Kabupaten Jepara,” tutup Witiarso Utomo.
Editor: Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini