Foto: Peresmian Gedung Program Revitalisasi Satuan Pendidikan SMP Negeri 1 Tahunan, Kabupaten Jepara (Mondes/Dian) JEPARA – Mondes.co.id | Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti meresmikan Gedung Program Revitalisasi Satuan Pendidikan SMP Negeri 1 Tahunan, Kabupaten Jepara, Sabtu (3/1/2026).
Peresmian ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah pusat dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di daerah.
Kepala SMP Negeri 1 Tahunan, Adi Sasono, menuturkan bahwa sekolahnya menerima dana revitalisasi sebesar Rp720 juta.
Akan digunakan untuk rehabilitasi empat ruang kelas dan telah diselesaikan secara tuntas.
Bahkan, dengan pengelolaan yang efisien, pembenahan dapat menjangkau hingga lima ruang kelas.
“Alhamdulillah pekerjaan bisa kami selesaikan dengan baik. Sisa material kami manfaatkan untuk pembangunan teras masjid, ditambah dengan infaq dari para guru untuk mendukung fasilitas ibadah di sekolah,” ujar Adi Sasono.
Meski demikian, Adi menyampaikan harapan agar SMP Negeri 1 Tahunan kembali mendapatkan bantuan lanjutan.
Pasalnya, sekolah tersebut memiliki 29 ruang kelas dengan keterbatasan sarana pendukung.
Saat ini hanya tersedia dua ruang TIK dan belum memiliki ruang multimedia.
Sementara bantuan TV interaktif dari kementerian masih harus menggunakan ruang TIK yang ada.
Selain itu, sekolah juga baru memiliki satu laboratorium IPA, sehingga menyulitkan pengaturan jadwal pembelajaran siswa.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menegaskan, revitalisasi satuan pendidikan merupakan program unggulan Presiden Prabowo Subianto.
Tepatnya sebagai bentuk komitmen membangun generasi Indonesia yang berkualitas melalui peningkatan fasilitas pendidikan.
“Pada tahun 2025, dengan anggaran sebesar Rp16,9 triliun, kami mengalokasikan revitalisasi untuk 16.175 satuan pendidikan. Berdasarkan catatan kami hingga Desember lalu, sebagian besar telah selesai, sementara yang belum rampung disebabkan faktor force majeure seperti cuaca,” jelas Abdul Mu’ti.
Ia menambahkan, revitalisasi sarana dan prasarana merupakan bagian penting dalam upaya peningkatan mutu pendidikan nasional.
Khusus di Kabupaten Jepara, seluruh program revitalisasi yang dialokasikan telah diselesaikan.
“Tahun 2026 kita rencanakan ada 71 ribu satuan pendidikan yang akan direvitalisasi,” ujarnya.
Bupati Jepara, Witiarso Utomo, menyampaikan tidak semua sekolah mendapat kesempatan dikunjungi langsung oleh menteri.
“Ini merupakan kehormatan bagi kita semua,” ungkap Witiarso.
Pada tahun 2025, Kabupaten Jepara menerima dukungan revitalisasi untuk 103 satuan pendidikan negeri dan swasta.
Mulai dari PAUD, SKB, SD, hingga SMP, dengan total anggaran mencapai Rp67,9 miliar.
Khusus jenjang SMP, alokasi anggaran mencapai sekitar Rp27,8 miliar, termasuk untuk SMP Negeri 1 Tahunan.
Editor: Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar