selamat hari bhayangkara ke 78

Lezat dan Murah, Leker dengan Topping Unik Bikin Bocil Ketagihan

waktu baca 3 menit
Rabu, 10 Jul 2024 15:40 0 205 Singgih TN

GROBOGAN – Mondes.co.id | Siapa yang tidak mengetahui leker? Jajanan sederhana yang dibentuk seperti piringan dan terbuat dari campuran tepung terigu, kanji, tapioka, dan gula ini amat digemari oleh anak-anak.

Hanya dengan stand by di depan sekolah, maka jajanan leker ini bisa ditemui dengan harga murah meriah. Aneka topping bisa dipilih untuk merasakan aneka varian rasa, sehingga bikin lidah tergoda.

Baru-baru ini, terdapat penjual leker unik asal Kabupaten Grobogan. Dia bernama Andi Prasetyo (34), yang setiap hari menjajakan leker, sekaligus membuat konten untuk mengenalkan produk leker bikinannya.

Menariknya dari leker ini, pembeli bisa request bermacam rasa serta topping sesuka hati, bahkan boleh membawa bahan makanan untuk topping leker dari rumah.

“Saya berjualan leker ini biasanya di depan sekolah-sekolah, terutama SD saat pagi dari pukul 06.30 sampai 10.00 WIB. Kemudian pada siang sampai sore, berjualan ke madrasah-madrasah diniyah antara 13.00 hingga 16.30 WIB,” ujar Andi ketika diwawancarai Mondes.co.id, Rabu (10/7/2024).

Pria yang beralamat Dusun Jatikemangi, Desa Sengonwetan, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan ini dikenal lucu dan kreatif dalam menjajakan leker.

Dengan ramah, ia melayani antusiasme bocah cilik (bocil) yang beli leker buatannya. Rasanya yang lezat, sehingga mereka menyukai lekernya.

Ia turut buat konten ketika melayani pembeli untuk diposting di akun media sosialnya. Kemampuannya mengambil video, mengedit konten, serta dubbing yang khas lantas menarik perhatian warganet. Terutama ditambah dengan gaya bahasa campuran yang sering dituturkan oleh lelaki yang mulai aktif jual leker sejak 2016.

Baca Juga:  Iwan Miftahudin Nahkodai IJTI Muria Raya

“Sebelum jual leker saya jualan martabak mini pada 2015, kemudian saya ganti jual leker pada 2016 sampai sekarang. Saya ngonten sejak pertengahan 2022 sampai sekarang, yang bikin saya viral dulu ada seorang anak bernama Noval memesan paket leker harga Rp10.000 padahal saya jualnya maksimal paket Rp5.000, lalu saya jadiin dua. Itu saya videokan dan posting, viewer tembus 7 juta viewer,” ungkap pria dengan akun TikTok @tutorial_gendut yang telah memiliki 105,2 ribu follower.

Selain itu, keunikan lekernya semakin booming usai dirinya memperbolehkan pembeli bawa bahan makanan topping pada leker yang dipesan.

Dari sini anak-anak mulai suka membawa bahan random yang bikin Andi terheran-heran, meski begitu ia tetap melayani anak sampai puas.

“Request anak-anak berawal dari ada anak bawa jambu, ia minta dicampur ke leker. Hal itu iseng-iseng saya video, lalu dilihat anak-anak maupun warganet di TikTok. Terus anak-anak terinspirasi, sampai semua bahan makanan dari rumah dibawa ke saya untuk saya padukan dengan leker ini,” tutur pria dengan pembawaan jenaka itu.

Leker ia jual mulai dari harga Rp1.000 sampai Rp5.000. Aneka rasa tersedia mulai coklat-coklat, coklat-pisang, coklat-keju, anggur, strawberry, gorio, mie, sosis, dan masih banyak lagi. Kemudian dicampur dengan aneka bumbu maupun selai sesuai pesanan.

Setiap hari ia kedatangan pembeli dengan permintaan aneh-aneh, ada pembeli yang minta topping daging ayam, nasi pecel, nasi goreng, aneka buah dan sayur, bahkan telur burung puyuh. Dengan ceria, ia membuatkan pesanan anak-anak.

“Di sini harganya paling murah Rp1.000 dan anak-anak bilang kalau leker saya leker paling enak, sedangkan kalau leker umumnya harga paling murah Rp2.000. Biasanya anak-anak membuat saya terhibur dengan berbagai topping yang mereka bawa dari rumah, pokoknya senang kalau ketemu jualan ke anak-anak karena tingkah lucu petakilannya mereka,” ucap pemilik akun Instagram @tutorial_gendut dengan 27,7 ribu pengikut.

Baca Juga:  Musrenbangwil Jekutibanglor Digelar di Rembang

Ia mengaku, ratusan leker mampu sold out per hari. Sebagai seorang pelaku usaha yang hidup di desa, Andi berharap tetap dianugerahi kesehatan dan mendapatkan rezeki yang cukup.

“Ratusan leker mampu terjual di setiap harinya. Tentunya saya berharap yang paling penting tetap sehat biar bisa bekerja, dan mendapat rezeki secukupnya untuk tanggung jawab kepada keluarga,” tutupnya.

Editor: Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini