Jelang Musim Penghujan, Kapolres Trenggalek Mitigasi Potensi Banjir

waktu baca 2 menit
Senin, 26 Okt 2026 13:26 0 74 Heru Wijaya

TRENGGALEK – Mondes.co.id | Menjelang datangnya musim penghujan, berbagai potensi harus diantisipasi sejak dini.

gempur rokok ilegal rembang

Termasuk mitigasi saat kemungkinan-kemungkinan dampak ketika intensitas air berlebihan yang bisa memicu bencana alam.

Mengingat, beberapa waktu terakhir, sejumlah wilayah di Kabupaten Trenggalek mulai diguyur hujan setelah cukup lama mengalami kemarau panjang.

Hal tersebut perlu diperhatikan secara khusus, sebab di Bumi Menak Sopal sendiri sudah sering terjadi banjir maupun tanah longsor.

Meminimalisir kejadian yang tidak diinginkan, Kapolres Trenggalek, AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya, didampingi sejumlah pejabat utama pun melakukan langkah antisipatif.

Salah satunya, melalui pengecekan aliran sungai tepatnya di seputaran Sungai Ngasinan, Kelutan yang membelah kota Trenggalek.

“Sebagai langkah mitigasi kebencanaan. Jadi, selain soal kebakaran hutan dan lahan, kita siapkan juga langkah-langkah strategis, memetakan risiko menjelang musim penghujan,” sebutnya kepada Mondes.co.id, Senin, 26 Oktober 2026.

Menurut dia, upaya tersebut merupakan rangkaian yang tidak terpisahkan dari green policing berjenjang Polri.

Kebijakan yang sudah dilaksanakan jauh hari sebelumnya.

Termasuk pula tentang strategi penanganan kebencanaan berkelanjutan.

Konsistensi dalam pengelolaan alam, serta menjaga lingkungan sekitar.

“Green policing merupakan kebijakan strategis yang tidak bisa dilepaskan dari pengelolaan alam dan lingkungan,” tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut, lulusan Akpol 2006 itu turut mengecek langsung tanggul penahan aliran Sungai Ngasinan.

Memastikan juga kondisi fisik jalur, serta potensi sumbatan yang dapat mengakibatkan luapan air saat volume tinggi.

Menyempatkan menyapa dan berbincang dengan warga sekitar sempadan sungai.

BACA JUGA :  Sering Diprotes Warga, Jalan Dukuhseti-Jepara Direncanakan Segera Diperbaiki

Selain menyampaikan edukasi, diserap pula berbagai informasi mengenai kondisi sungai serta potensi risiko.

“Dari informasi yang diterima, nanti dilakukan analisa ataupun kajian untuk dirumuskan solusi serta mitigasi komprehensif. Kita juga mendorong masyarakat agar turut menjaga lingkungan. Lebih hati-hati, waspada dan bersiap menghadapi musim penghujan,” jelasnya.

Editor: Mila Candra 

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini