Jateng-Aceh Teken Kerja Sama Ekonomi Senilai Rp1,06 Triliun

waktu baca 2 menit
Jumat, 24 Apr 2026 12:14 0 36 Dian A.

JATENG – Mondes.co.id | Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Provinsi Aceh berkomitmen untuk memperkuat kolaborasi antar daerah.

Demokrat Joni Kurnianto 2026

Komitmen itu diwujudkan dalam kerja sama berbagai sektor dengan nilai mencapai Rp1,06 triliun.

Perjanjian kerja sama itu ditandatangani oleh Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan Gubernur Aceh Muzakir Manaf di Kantor Gubernur Aceh, kemarin.

Masa berlaku kerja sama tersebut selama 1 tahun setelah penandatanganan.

ketua pgri

Perjanjian itu meliputi kerja sama antar organisasi perangkat daerah (OPD) Provinsi Jateng dan Provinsi Aceh senilai Rp138,56 miliar.

Terdiri atas Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), serta Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf).

Selanjutnya, kerja sama antar Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jateng dan Aceh senilai Rp696,2 miliar.

Di antaranya, ada PT JTAB dan PT JPEN dengan PT Pembangunan Aceh (Pema), serta Bank Jateng dengan Bank Syariah Aceh.

Kemudian, ada kerja sama antar asosiasi seperti Kadin Jateng dan Hipmi Jateng dengan Kadin Aceh dan Hipmi Aceh senilai Rp230 miliar.

Terakhir, kerja sama antar kabupaten, yaitu Klaten dengan Gayo Lues untuk bidang pariwisata, budaya, dan industri senilai Rp1 miliar.

“Kita melakukan kerja sama business to business (B to B) mulai dari OPD, BUMD, serta Hipmi dan Kadin. Nilainya sekitar Rp1,06 triliun. Ini menjadi potensi awal untuk kita kembangkan di masing-masing daerah,” kata Luthfi disela acara.

BACA JUGA :  Pelayanan Lebih Mudah dengan SPBE

Luthfi menyatakan, kerja sama antar provinsi tersebut merupakan bagian dari skema collaborative government (pemerintahan kolaboratif).

Tujuannya agar daerah satu dengan daerah lainnya dapat saling melengkapi, sehingga dapat maju dan tumbuh bersama.

Selain itu, juga sebagai upaya untuk menciptakan ekonomi baru di masing-masing daerah.

Gubernur Aceh Muzakir Manaf, mengatakan Jawa Tengah merupakan salah satu provinsi yang memiliki jumlah penduduk besar.

Ia menilai, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi juga sosok pemimpin yang dapat mengoordinasi jajarannya dengan baik, mulai tingkat atas sampai bawah.

Kerja sama yang dilakukan antara Provinsi Aceh dan Provinsi Jawa Tengah ini diharapkan dapat mendorong pembangunan di kedua daerah.

“Kita berharap ini memberikan motivasi lebih kepada kami untuk membangun Aceh. Nanti kita lebih sering komunikasi terkait segi perdagangan dan segi aparatur negara,” katanya.

Editor; Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini