ramadan 2026

Dintanpan Rembang Imbau Peternak Waspadai Penularan PMK

waktu baca 2 menit
Selasa, 10 Mar 2026 12:16 0 23 Supriyanto

​REMBANG – Mondes.co.id | Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpan) Kabupaten Rembang mengimbau para peternak untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kemunculan kembali Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Demokrat Joni Kurnianto 2026

Faktor cuaca yang tidak menentu, saat ini dinilai menjadi pemicu utama kembalinya persebaran virus pada hewan ternak.

​Kepala Dintanpan Kabupaten Rembang, Agus Iwan Haswanto, menjelaskan bahwa PMK merupakan penyakit virus yang bersifat persisten di lingkungan.

Potensi munculnya kasus baru tetap ada, terutama saat kondisi lingkungan mendukung penyebaran virus tersebut.

​“Kami berharap para peternak tidak panik. Melalui pengalaman sebelumnya, kami meyakini peternak telah memiliki kemampuan dasar untuk melakukan penanganan mandiri secara tepat,” ujar Agus Iwan, Selasa (10/3/2026).

​Sebagai upaya pencegahan, Dintanpan Rembang tengah mengakselerasi program vaksinasi.

Agus menekankan pentingnya pemberian dosis penguat (booster) bagi ternak yang telah menerima vaksin lebih dari enam bulan lalu.

Peternak diharapkan proaktif melaporkan kondisi hewan ternaknya kepada petugas lapangan guna mendapatkan fasilitas vaksinasi ulang.

​Selain itu, Dintanpan menyarankan segera melapor ke petugas dinas jika ditemukan gejala sakit pada ternak.

Serta melakukan isolasi atau tindakan awal sesuai prosedur medis untuk menekan risiko penularan.

Dintanpan terus memantau setiap wilayah, guna memastikan situasi tetap terkendali.

​Meskipun terdapat laporan mengenai angka kesakitan dan kasus kematian di beberapa titik, pihak dinas menegaskan bahwa situasi saat ini masih dalam kendali.

Upaya pemulihan terus dilakukan agar produktivitas peternak kembali normal.

​Senada dengan hal tersebut, Andi, seorang peternak, sekaligus pedagang sapi dari Desa Sekarsari Kecamatan Sumber, mengonfirmasi sempat terjadinya penurunan harga pasar akibat dampak penyakit tersebut.

BACA JUGA :  Sempat Dilanda Banjir, Kondisi Genangan di Jurangrejo Blora Surut

Namun, ia menyatakan bahwa kondisi saat ini telah membaik.

​“Benar, sebelumnya banyak yang terdampak hingga harga sapi di pasaran menurun. Namun, saat ini di lingkungan rumah daerah sini maupun area pasar sudah tidak ditemukan lagi kasus PMK. Ternak saya yang sempat terdampak pun sekarang sudah pulih,” ungkap Andi.

Editor; Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini