Foto: Seremoni pemberangkatan utusan pelajar ke Korsel oleh Bupati di Pendopo Trenggalek (Mondes/Her) TRENGGALEK – Mondes.co.id | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek memberangkatkan sembilan pemuda untuk menempuh pendidikan Diploma 2 (D2) secara gratis di University of Gyeongnam Namhae, Korea Selatan.
Program ini merupakan tindak lanjut kerja sama antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek dengan University of Gyeongnam Namhae.
Berawal dari sini, para delegasi tidak hanya mendapat ilmu, juga membuka peluang penempatan kerja bagi peserta yang lulus.
Sedangkan keberangkatan mereka secara faktual direncanakan pada awal Maret 2026.
Dengan seremonial pelepasan dilaksanakan di Ruang Paringgitan, Pendopo Manggala Praja Nugraha, Trenggalek, baru-baru ini.
”Banyak harapan disematkan pada kesembilan putra terbaik Trenggalek yang dinyatakan lulus untuk berkuliah D2 di University of Gyeongnam Namhae itu,” sebut Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, Jumat, 13 Februari 2026.
Sebab, masih kata dia, berbagai peluang masa depan sangat terbuka lebar.
Mengingat, program pendidikan tersebut terintegrasi dengan potensi-potensi lapangan kerja di negara itu (Korea Selatan).
Adapun jurusan yang diambil, meliputi Teknik Pertahanan dan Artificial Intelligence (AI).
“Sebelumnya, peserta telah mengikuti kursus bahasa selama empat bulan hingga dinyatakan lulus uji bahasa dan seleksi masuk perguruan tinggi,” ujarnya.
Dari total 16 orang Indonesia yang diberangkatkan, masih sambung Gus Ipin, sapaan bupati muda itu, 9 di antaranya merupakan warga Trenggalek.
Bahkan, salah satu pelajar bernama Arya Bayu Adi Permana, dinyatakan sebagai peserta terbaik.
Sehingga memperoleh predikat transfer perfect dari pihak kampus.
“Pihak universitas di Korea menyampaikan kepada saya bahwa anak-anak Trenggalek ini pintar-pintar,” kisah Gus Ipin.
Lebih lanjut, dirinya menyampaikan bahwa segala fasilitas tanpa dipungut biaya alias gratis, dicukupi sepenuhnya melalui skema blended matching.
Ke depan, Pemkab Trenggalek juga akan membuka alternatif pengembangan dengan sistem subsidi, agar dapat menjangkau lebih banyak peminat.
“Bagi peserta yang membutuhkan, pembiayaan juga akan difasilitasi melalui lembaga keuangan. Kelebihan dan kemudahannya, dapat dicicil setelah yang bersangkutan bekerja,” pungkasnya.
Editor; Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar