Belum Mendapatkan Kuota Vaksin, FLAJK Pertanyakan Data Vaksinasi Masyarakat Konstruksi Kepada Menteri PUPR

JAKARTA-Mondes.co.id| Forum Lintas Aspirasi Jasa Konstruksi (FLAJK -red) telah melayangkan surat kepada Menteri PUPR Ir. Mochamad Basoeki Hadimoeljono, M,Sc.,Ph.D yang ditembuskan kepada Presiden Republik Indonesia, Menko Marves, Menteri Kesehatan serta Ombusdman.

Surat yang ditandatangani oleh pengurus serta dewan pembina pada hari jumat 12/03 kemarin dilayangkan FLAJK sehubungan dengan peranserta penuh penyelenggara dan pelaku jasa konstruksi pada pembangunan infrastruktur serta pembangunan strategis nasional di masa pandemi.

“Telah tersedianya vaksin COVID-19, sampai saat ini penyelenggara dan pelaku jasa konstruksi masih belum mendapatkan informasi serta arahan yang kongkrit dari kementerian PUPR,” ujar Ir. Veri Senovel Ketua Umum FLAJK, Senin 15/03 siang di Jakarta.

Ketua FLAJK berharap untuk dapat selaras dengan program vaksinasi nasional yang tengah dilakukan oleh Pemerintah, maka sebagai bentuk perlindungan terhadap masyarakat konstruksi Indonesia, Ketua Umum FLAJK meminta kepada Kementerian PUPR ;

Pertama, Untuk segera melakukan inventarisir seluruh penyelenggara dan pelaku jasa konstruksi di Indonesia.

Kedua, Untuk segera melakukan segmentasi terhadap seluruh penyelenggara dan pelaku jasa konstruksi di Indonesia.

Ketiga, Untuk segera melakukan skala prioritas terhadap penyelenggara dan pelaku jasa konstruksi di Indonesia.

“Dengan melakukan tiga upaya tersebut, kiranya agar kementetian PUPR dapat segera menyampaikan kuota vaksinasi COVID-19 yang dapat diterima oleh penyelenggara dan pelaku jasa konstruksi Indonesia secara nasional,” tutur Veri Sinovel.

Hal yang sama juga ditambahkan oleh sekjen FLAJK, bahwasanya sebagai bentuk dukungan dalam upaya untuk dapat memberikan perlindungan kepada seluruh penyelenggara dan pelaku jasa konstruksi sebagai ujung tombak dalam pembangunan infrastruktur, FLAJK juga siap memberikan support terhadap Kementerian PUPR.

“Bila diminta, FLAJK siap melakukan komunikasi dengan seluruh penyelengara dan pelaku jasa yang ada di Indonesia, dengan membuka posko virtual terkait vaksinasi COVID-19 tersebut,” tutup Yakub Sekjen FLAJK.

(Hn/AS/Mondes)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.