Antisipasi Kejahatan Transnasional, Divhubinternas Polri Gelar Bimtek di Polres Trenggalek

waktu baca 2 menit
Jumat, 23 Okt 2026 13:32 0 269 Heru Wijaya

TRENGGALEK – Mondes.co.id | Guna mengantisipasi berbagai potensi kejahatan lintas negara, Divisi Hubungan Internasional (Divhubinternas) Mabes Polri menggelar bimbingan teknis (Bimtek) dan supervisi di berbagai wilayah.

gempur rokok ilegal rembang

Fokus utamanya pada daerah-daerah yang berbatasan langsung dengan negara lain.

Seperti, Kabupaten Trenggalek karena memang punya garis batas laut dengan Australia.

Langkah tersebut dilakukan agar personel Polri benar-benar mampu mengelola kamtibmas secara baik dan profesional di semua lini.

Termasuk ketika menangani perkara berkenaan dengan pelanggaran hukum yang melibatkan warga negara asing.

Itu sebagaimana disampaikan Ketua Tim Asistensi dari Divhubinternas Mabes Polri, Kombespol Endon Nurcahyo, kepada awak media.

Ia mengatakan bahwa agenda yang dilaksanakan tidak hanya sebatas bimbingan teknis saja.

Namun juga untuk mengumpulkan informasi dan sharing pengalaman terkait berbagai dinamika di lapangan.

“Tugas tim bukan hanya tentang teknis, tetapi juga mengumpulkan informasi sekaligus memberikan asistensi bagi masing-masing wilayah,” sebut Kombespol Endon usai pembukaan bimtek dan supervisi Border Transnasional Crime Liaison Officer (BTNCLO) di Aula Tatag Trawang Tungga, Mapolres Trenggalek, Jumat, 23 Oktober 2026.

Menurutnya, di Jawa Timur sendiri ada dua titik yang berbatasan langsung dengan negara lain yaitu Kabupaten Jember dan Trenggalek.

Maka, diperlukan atensi serta perhatian serius mengenai langkah-langkah strategis meminimalisir tiap celah.

Seperti tiap detail keamanan ataupun koordinasi terstruktur antar stakeholder terkait.

“Perbatasan antar negara itu punya tingkat kerawanan menjadi jalur kejahatan lintas negara, harus ada upaya strategis untuk meminimalisir tiap celah,” imbuhnya.

BACA JUGA :  Polisi RW di Jateng Terimplementasi Maksimal, Kakorbinmas Baharkam Polri Acungi Jempol

Disinggung mengenai potensi, Kabatanas Set NCB Interpol Indonesia tersebut menambahkan, jika jalur Trenggalek sementara ini memungkinkan menjadi sarana untuk distribusi BBM ilegal dan kejahatan kemanusiaan.

“Untuk di Trenggalek, potensinya menjadi jalur distribusi BBM ilegal dan human trafficking,” pungkas Kombespol Endon.

Editor: Mila Candra 

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini