Akibat Banjir Jalan Raya Tayu-Puncel di Desa Alasdowo Masih Tergenang Hingga 50 CM

PATI-Mondes.co.id| Banjir memutuskan akses jalan Raya Tayu-Puncel hingga malam hari ini Pukul 22.00 WIB, tepat di lapangan sepak bola Desa Alasdowo, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Rabu, (24/2/2021).

Genangan air dijalan tersebut masih setinggi lutut orang dewasa, selain itu banjir juga merendam ratusan rumah di Dukuh Sekrangkong Desa Alasdowo, menurut data yang di himpun ada 500 KK yang terdampak di Desa Alasdowo.

Salah satu korban terdampak, mengatakan banjir terjadi pagi sekitar pukul 07.00 WIB, air mulai naik dan merangsek ke dalam rumah warga. Hingga malam ini banjir masih menggenang di dalam rumah hingga 30 – 50 Cm.

“Saat ini di dalam rumah air masih tinggi, seperti yang bisa dilihat sekarang, yang lebih parah lagi rumah warga di sebelah barat lapangan Alasdowo air di dalam rumah mencapai 80 Cm di dalam rumah,” terang Basuki Rahmat salah satu warga yang rumahnya saat ini masih terdampak.

Lebih lanjut, selain di Desa Alasdowo, masih ada 10 desa di Kecamatan Dukuhseti yang terdampak banjir. Ada ribuan KK se-kecamatan Dukuhseti, selain rumah warga, banjir juga menenggelamkan ribuan hektar tambak dan persawahan di wilayah ini.

Sementara, Ketua Karang Taruna Kecamatan Dukuhseti Zaenal Arifin, yang membuka posko relawan di kantor kecamatan mengatakan, bantuan yang di terima dari pagi tadi langsung di distribusikan ke warga terdampak.

“Alhamdulillah dari pagi bantuan sudah mengalir dari donatur, mulai dari makanan, sembako hingga pakaian layak pakai, dan semua bantuan sudah kami distribusikan bersama tim relawan,” ungkap Ketua Karang Taruna Kecamatan Dukuhseti yang akrab di panggil Arif.

(AS/Mondes)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.