Foto: Pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Kabupaten Jepara masa bakti 2026-2029 (Mondes/Dian) JEPARA – Mondes.co.id | Muhammad Abdul Chaq resmi mengemban amanah sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Kabupaten Jepara masa bakti 2026-2029.
Bersama jajaran pengurus baru, ia dilantik langsung oleh Ketua Umum Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Gekrafs Jawa Tengah, Berty Diah Rahmana, di Pendopo RA Kartini.
Abdul Chaq menegaskan komitmen kuatnya untuk membawa Gekrafs Jepara sebagai organisasi yang inklusif dan terbuka bagi semua pihak.
Ia menyatakan kesiapan organisasi yang dipimpinnya untuk bersinergi, demi memajukan ekosistem ekonomi kreatif di Bumi Kartini.
“Mari berkolaborasi aktif, mari terus berkarya agar eksistensi anak muda bisa terlihat dan berdampak pada masyarakat Jepara khususnya, dan masyarakat Indonesia secara umum,” ujar Abdul Chaq, Minggu (4/6/2026).
Komitmen Abdul Chaq tersebut sejalan dengan harapan Pemerintah Kabupaten Jepara.
Wakil Bupati Jepara, Muhammad Ibnu Hajar (Gus Hajar), meminta agar Gekrafs di bawah kepemimpinan baru tidak sekadar menjadi organisasi seremonial, melainkan motor penggerak ekonomi daerah.
“Saya meyakini, masa depan Jepara tidak cukup hanya menjual produk. Kita harus menjual kreativitas, desain, cerita budaya, dan identitas Jepara. Karena nilai ekonomi terbesar pada masa depan justru lahir dari kreativitas, inovasi, dan kekuatan merek,” tegas Gus Hajar.
Gus Hajar juga memaparkan potensi besar industri furnitur kayu Jepara yang nilai investasinya mencapai lebih dari Rp1,17 triliun dari 892 perusahaan pada tahun 2025.
Ia menantang Abdul Chaq dan pengurus Gekrafs untuk mendampingi UMKM lokal agar naik kelas dan merambah pasar digital lewat branding yang kuat.
“Jangan hanya membangun organisasi yang ramai kegiatan. Jadikan organisasi yang menghasilkan dampak. Jangan hanya menyusun program kerja, tetapi pastikan program tersebut mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambah Gus Hajar sebagai pesan kuat untuk kepengurusan Abdul Chaq.
Sebagai informasi, Gekrafs merupakan organisasi nirlaba yang berdiri sejak 2019.
Organisasi ini berfungsi sebagai wadah sekaligus penghubung antara kreator, pemerintah, dan investor untuk mengembangkan sektor ekonomi kreatif di Indonesia.
Editor: Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar