Perebutkan Hadiah Jutaan Rupiah, Logo Hari Jadi ke-832 Trenggalek Tantang Desainer Non AI

waktu baca 2 menit
Sabtu, 25 Jul 2026 16:12 0 279 Heru Wijaya

TRENGGALEK – Mondes.co.id | Ada hadiah jutaan rupiah menanti para desainer lokal dalam event lomba logo Hari Jadi ke-832 Kabupaten Trenggalek.

gempur rokok ilegal rembang

Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Pemerintah Kabupaten Trenggalek membuka sayembara tersebut hingga Kamis, 23 Juli 2026, pukul 23.59 WIB lalu.

Bukan hanya menjadi ajang adu kreativitas, kompetisi ini juga membuka peluang bagi seluruh masyarakat untuk menghadirkan karya mereka.

Salah satunya yang akan menjadi implementasi identitas visual resmi dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Trenggalek.

“Meski pendaftaran sudah ditutup, namun antusiasme cukup tinggi. Panitia menyediakan total hadiah pembinaan senilai Rp6 juta bagi tiga karya terbaik,” sebut Plt Kepala Dinas Kominfo Trenggalek, Yusuf Widharto kepada Mondes.co.id, Sabtu, 25 Juli 2026.

Menurut dia, untuk tema Hari Jadi ke-832 Kabupaten Trenggalek tahun ini adalah “Hambeging Bumi”.

Yakni, lebih kepada ajakan bagi seluruh warga untuk secara berkesadaran menjaga jati diri daerahnya.

Termasuk dalam ikut menjaga kelestarian alam sebagai fondasi utama identitas kultural Bumi Menak Sopal.

Pemkab Trenggalek ingin memberi ruang seluas-luasnya kepada seluruh elemen, terutama para generasi muda untuk berkontribusi dalam peringatan hari jadi daerah mereka.

“Pemerintah memberikan ruang seluas-luasnya bagi warga, terutama para muda dalam memvisualisasikan bakat dan kreativitas terbaiknya,” imbuh Camat Munjungan ini.

Usai tahap pendaftaran, lanjut dia, seluruh karya yang masuk akan diseleksi oleh panitia untuk kemudian dipilih tiga finalis terbaik.

Di babak akhir, sebelum ditetapkan juara utama, maka finalis-finalis itu akan mempresentasikan konsep maupun filosofi logo di depan Bupati Trenggalek secara langsung.

BACA JUGA :  Musyawarah Desa Maguan Hasilkan Pembentukan Kopdes Merah Putih

Hal terpenting sebagai syarat adalah orisinalitas karya, serta tidak diperbolehkannya pelibatan teknologi Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.

“Tujuannya, untuk menjaga integritas seni agar identitas visual Hari Jadi Trenggalek benar-benar lahir dari kreativitas dan gagasan manusia yang murni bebas dari sentuhan AI,” tandasnya.

Ditegaskan Yusuf lebih lanjut, sebagai bentuk profesionalisme, maka dewan juri yang direkrut terdiri dari tiga pakar kompeten.

Seluruh karya diseleksi ketat, guna menentukan 10 desain terbaik.

Setelah itu, baru dipilih tiga karya paling baik dan layak untuk kemudian ditampilkan di hadapan bupati.

“Ditargetkan, logo pemenang sudah dirilis sebelum bulan Agustus 2026. Kemudian, barulah seluruh tim teknis dapat menggunakannya untuk berbagai media publikasi maupun sosialisasi,” pungkas Yusuf.

Editor; Mila Candra

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini