Truk Bermuatan Gaswul Hangus Terbakar di Jalur Pantura Sluke, Kerugian Capai Rp700 Juta

waktu baca 3 menit
Selasa, 7 Jul 2026 10:14 0 87 Supriyanto

REMBANG – Mondes.co.id | Sebuah truk bermuatan gaswul (rockwool) hangus terbakar di Jalan Raya Pantura, Desa Jatisari, Kecamatan Sluke, Kabupaten Rembang pada Senin (6/7/2026) malam.

BHAYANGKARA 80

Insiden kebakaran yang diduga dipicu oleh percikan api akibat kecelakaan lalu lintas (laka lantas) ini, mengakibatkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp700 juta.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Kabid Damkar) Kabupaten Rembang, Erwin Radyan, mengonfirmasi bahwa pihak pemadam kebakaran menerima laporan insiden tersebut dari seorang saksi mata sekira pukul 21.07 WIB.

“Laporan pertama kali masuk dari Saudara Dalhar, seorang petugas keamanan di PT Mina Berkah Sejahtera. Begitu menerima laporan, tim langsung bergerak tiga menit kemudian, tepatnya pukul 21.10 WIB, dan tiba di lokasi kejadian pada pukul 21.48 WIB,” terang Erwin.

Truk bernomor polisi H 9521 PA yang diketahui milik PT Nichias Rockwool Indonesia (Kawasan Industri Cikampek) tersebut, membawa muatan gaswul yang penuh dan tinggi.

Faktor muatan inilah yang kemudian menjadi kendala utama bagi petugas di lapangan selama proses penjinakan api.

“Tantangan terbesar personel kami di lapangan adalah karakteristik muatannya. Karena truk bermuatan gaswul yang cukup tinggi, bara api ternyata berada di dasar muatan truk. Hal ini membuat proses pemadaman membutuhkan waktu yang lebih lama serta penanganan khusus,” jelas Erwin.

Untuk memadamkan kobaran api, Tim Damkar mengerahkan armada gabungan yang terdiri dari 1 unit mobil pemadam (1 ritasi), 1 unit pemadam dari PLTU (1 ritasi), serta 1 unit tangki pemadam (2 ritasi).

BACA JUGA :  GSG Koripandriyo Mangkrak, Dispermades Akui Mantan Kades Tidak Responsif

Juga dibantu suplai air dari 1 unit tangki milik PT Mina Berkah Sejahtera (1 ritasi).

Petugas juga terpaksa menggunakan satu jerigen cairan busa khusus (foam) untuk mengisolasi sisa-sisa bara api yang tersembunyi di bawah tumpukan muatan.

Setelah berjibaku selama kurang lebih dua jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya.

Dilanjutkan dengan proses overhaul atau penguraian material untuk memastikan tidak ada lagi titik api sekunder yang tertinggal.

Operasi pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 23.50 WIB, dan seluruh personel baru tiba kembali di posko utama pada Selasa (7/7/2026) dini hari pukul 01.15 WIB.

Akibat peristiwa ini, kerugian total diperkirakan menyentuh angka kurang lebih Rp700 juta, meliputi unit kendaraan beserta seluruh muatan yang ludes terbakar.

Selain itu, dokumen penting dan barang pribadi milik kru truk ikut hangus, termasuk dompet, telepon genggam, STNK, surat jalan, SIM, kartu ATM, dan tas.

Insiden ini juga menyebabkan korban luka.

Sopir truk dilaporkan mengalami luka bakar ringan, serta cedera patah tulang di bagian punggung kaki.

Sementara itu, kernet truk mengalami luka sobek di telapak kaki akibat terkena pecahan kaca.

Kedua korban langsung dievakuasi ke Puskesmas Sluke untuk mendapatkan perawatan medis secara intensif.

Proses penanganan darurat dan evakuasi di jalur Pantura ini berjalan lancar, berkat sinergi dari berbagai pihak yang terlibat langsung di lapangan.

Di antaranya adalah personel BPBD Bidang Damkar, Polsek Sluke, Koramil Sluke, Satlantas Polres Rembang, tim dari PT Mina Berkah Sejahtera, serta petugas medis dari Puskesmas Sluke.

Kasus laka lantas yang memicu kebakaran ini kini tengah ditangani oleh pihak Satlantas Polres Rembang.

Editor: Mila Candra 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini