Foto: Para pelamar kerja perempuan sedang mengikuti pengarahan (Mondes/Singgih) PATI – Mondes.co.id | Sejak Januari sampai Mei 2026, sudah ada 6.500 tenaga kerja baru yang direkrut oleh perusahaan-perusahaan di Kabupaten Pati.
Beberapa perusahaan itu antara lain PT Sejin Fashion Indonesia (SFI), PT Misaja Mitra, serta sejumlah perusahaan lokal lainnya.
Menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Pati, Bambang Agus Yunianto, ribuan tenaga kerja produktif di Bumi Mina Tani sedang banyak dibutuhkan.
Sektor industri memerlukan tenaga untuk menggerakkan ekonomi, serta memberikan ladang rezeki bagi masyarakat lokal.
“Lapangan kerja di Pati Januari sampai akhir Mei sudah menempatkan 6.500 di perusahaan-perusahaan di Kabupaten Pati. Sejin hampir 2.000 orang, Misaja juga,” terangnya kepada awak media, Sabtu, 27 Juni 2026.
Ia mengatakan, perusahaan yang lokasinya tersebar di berbagai titik itu, akan menyerap tenaga kerja di sekitarnya, sehingga lapangan pekerjaan terbuka secara merata.
Seperti PT Misaja Mitra yang berlokasi di Desa Waturoyo, Kecamatan Margoyoso yang menyerap tenaga kerja asal Kabupaten Pati wilayah utara.
Untuk tenaga kerja dari Kabupaten Pati wilayah selatan, akan diserap di perusahaan rokok yang rencana akan berdiri di Desa Panjunan, Kecamatan Pati, tepatnya Jalan Pati-Purwodadi.
Perusahaan tersebut merekrut 2.000 pekerja lokal.
“Tahun ini dibuka lapangan pekerjaan, PT Djarum berdiri di bekas pabrik kacang di Jalan Pati-Purwodadi. Menyerap tenaga kerja di daerah selatan, kisaran 2.000-an,” sebutnya.
Dijelaskan bahwa sarana dan prasarana pabrik sudah tersedia.
Hanya saja, karyawan yang dibutuhkan besar-besaran untuk perempuan.
“Tahun ini dibuka, sudah ada bangunannya. Langsung ready untuk wanita untuk tenaga linting,” paparnya.
Di sisi lain, juga ada beberapa perusahaan baru yang belum siap beroperasi, yakni PT Fuhua Travel Goods.
Menurut Disnaker Kabupaten Pati, izin perusahaan yang berlokasi di Desa Penambuhan, Kecamatan Margorejo itu masih belum final.
Meski begitu, PT Fuhua Travel Goods akan membuka lowongan pekerjaan sebanyak 2.000 calon tenaga kerja.
Perusahaan ini ditargetkan beroperasi pada 2027.
“Fuhua masih bermasalah, izinnya belum selesai. Target beroperasi tahun depan, saling koordinasi tahun ini,” pungkasnya.
Editor; Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar