Kesaksian Warga: Pembakar Rumah di Sukolilo Residivis dan Pernah Mau Bacok Orang Tuanya

waktu baca 2 menit
Minggu, 14 Jun 2026 19:17 0 45 Singgih Tri

RESIDIVIS: Polsek Sukolilo mengamankan pelaku pembakaran rumah di Kedungwinong. (Mondes/dok. Humas Polresta Pati)

 

PATI – Mondes.co.id | Pelaku pembakaran rumah di Dukuh Krasak, Desa Kedungwinong RT 04/RW 04, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati ternyata dikenal bandel dan suka bikin onar. Saat ini pelaku berinisial MI (27) sudah dibawa ke Markas Kepolisian Resor Kota (Mapolresta) Pati, Minggu, 14 Juni 2026.

 

Menurut kesaksian tetangga, pelaku kerap mengancam orang tuanya, bahkan sesekali main fisik untuk menyakiti ayah dan ibunya. Apalagi pelaku ini punya hobi mabuk-mabukan.

 

“Anaknya bandel, belum mabuk aja udah nakal, kalau kecampur minuman keras mulai tambah nakal. Pernah mengancam ingin menyembelih orang tuanya,” ucap seorang tetangga pelaku, Rasiman (55) ketika diwawancarai Mondes.co.id di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP).

 

Sempat diinformasikan bahwa sebelum membakar kediaman orang tua, si MI mengejar-ngejar ayahnya di sawah. Setelah itu, pada malam harinya pukul 22.44 WIB, pelaku membakar dapur rumah yang terbuat dari anyaman bambu menggunakan korek api.

 

“Sorenya sebelum kejadian udah ngejar bapaknya di sawah. Orang tuanya bekerja sebagai petani atas nama Muji (bapaknya) dan Sriwati (ibunya),” bebernya.

 

Orang tua sudah mengikhlaskan sang anak dihukum oleh polisi karena sudah tidak kuat lagi hidup bersama MI. Bahkan sampai hari ini, orang tuanya lebih sering tinggal di rumah saudaranya yang berada desa seberang.

 

Menurut keterangan warga, MI sudah pernah dipenjara selama dua tahun usai membacok orang. Pria yang dikenal bekerja sebagai kuli di perantauan itu juga sering mencari masalah ke Desa Wotan.

BACA JUGA :  Pati Gaspol Serap Beras: Tembus Peringkat 1 se-Kantor Cabang Bulog, Urutan 2 Jateng dan 5 Nasional

 

“Orang tuanya udah mengikhlaskan, orang tua pernah mau dibacok. Dua tahun lalu dia udah pernah dipenjara karena membacok orang. Kejadian empat tahun yang lalu,” ungkapnya.

 

Rasiman terkejut ketika peristiwa kebakaran terjadi. Rumahnya yang berada di satu RT dekat dengan lokasi kejadian.

 

Awalnya ia heran melihat kobaran api meninggi. Setelah diperiksa bersama warga lain, ternyata ada kebakaran.

 

“Saya kaget kok api sudah tinggi. Teman-teman tetangga langsung ramai-ramai melihat,” tuturnya.

 

Menurut Rasiman rumah itu dihuni empat orang. Kini penghuni telah diungsikan, sedangkan MI sang pelaku ditangkap polisi.

Redaksi

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini