Rencana Penggusuran Rumah Akibat KDMP Mencuat, Warga Doropayung Marah

waktu baca 2 menit
Rabu, 29 Apr 2026 16:50 0 60 Singgih Tri

PATI – Mondes.co.id | Seorang kakek berusia 71 tahun asal Desa Doropayung, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati akan meggunggat negara.

Penyebabnya akibat rumah sang kakek akan digusur dengan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Sariman, warga Desa Doropayung RT 8/RW 3 itu bersikeras memperjuangkan haknya atas tanah negara yang ia duduki selama belasan tahun.

Menurutnya, meskipun tanah yang ia duduki merupakan Tanah Negara Bebas, tetapi ia berhak tinggal mendiami tanpa diganggu, lantaran sudah bertahun-tahun bermukim di sana.

Ia merasa berhak atas tanah tersebut, sehingga menolak digusur oleh pemerintah.

“Alasan saya mau demo sudah menempati tanah GG (Gouvernements Ground) 13 tahun lebih, tiba-tiba mau digusur kepala desa, katanya mau dibuat Koperasi Desa Merah Putih. Nggak ada sosialisasi apapun juga. Saya diundang Musdes (musyawarah desa) pada 5 Desember, terus Senin-nya pengukuran, Senin-nya lagi harus bersih,” ungkapnya di hadapan awak media, Rabu, 29 April 2026.

Diketahui, ada 9 rumah yang berada di Tanah Negara Bebas tersebut.

Namun, menurutnya hanya 8 rumah saja yang harus dikosongkan karena ada salah satu rumah yang dihuni oleh anak seorang jenderal kepolisian, sehingga tak digusur.

Jika rumah Sariman tak kunjung dikosongkan, maka ia akan berhadapan dengan alat berat.

Dirinya pun mengungkapkan rasa kekecewaan pada Kades Doropayung, Sugeng Legiyanto.

“Kalau tidak mengosongkan musuhnya bego, batas akhir meninggalkan rumah seminggu setelah pengukuran, dan ini masih bertahan masalahnya itu hak saya. Ada 9 rumah di tanah itu, 8 rumah digusur, tapi ada 1 rumah milik keluarga Pak Giri, jenderal kepolisian tidak digusur,” ucapnya.

BACA JUGA :  Warga Pesisir Demak Pasrah, Permasalahan Banjir Rob Tak Kunjung Teratasi

Ia bersama masyarakat yang terdampak akan mendemo Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Pati pada Kamis, 30 April 2026 besok.

Sebanyak puluhan massa terdampak dan yang bersolidaritas akan diajak unjuk rasa menyuarakan tuntutan mereka.

Editor; Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini