GMNI Pati Bertekad Wujudkan Berdikari Ekonomi Lewat Ketahanan Pangan

waktu baca 3 menit
Minggu, 26 Apr 2026 16:29 0 43 Singgih Tri

PATI – Mondes.co.id | Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Kabupaten Pati sukses menyelenggarakan Malam Refleksi dan Sarasehan dalam rangka memperingati Dies Natalis GMNI yang ke-72. Berlangsung di Sekretariat DPC GMNI Pati, peringatan tahun ini menjadi tonggak sejarah pergerakan mahasiswa dengan mengusung tema strategis “Ketahanan Pangan sebagai Wujud Aktualisasi Berdikari dalam Bidang Ekonomi.”

Demokrat Joni Kurnianto 2026

 

Acara ini dihadiri oleh jajaran Dewan Pimpinan Daerah Pengurus Alumni (DPD PA) GMNI, anggota dan kader GMNI lintas daerah dari Kabupaten Pati, Kudus, hingga Rembang. Solidaritas antar-organisasi juga tampak kuat dengan kehadiran perwakilan dari Pimpinan Cabang (PC) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Ikatan Pelajar Nadhlatul Ulama (IPNU), dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU).

 

ketua pgri

Peringatan ini sekaligus menjadi momen istimewa karena bertepatan dengan hadirnya fasilitas sekretariat baru. Kehadiran sekretariat ini diharapkan menjadi “kado terindah” yang berfungsi maksimal sebagai ruang kaderisasi, wadah diskusi, dan laboratorium untuk mencetak kader-kader terbaik bangsa menyongsong Indonesia Emas.

 

Dalam sambutannya, Ketua Panitia Acara, Irfan Hidayat menekankan bahwa peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-72 ini bukanlah sekadar agenda seremonial. Ia mengajak seluruh kader untuk menjadikan momen ini sebagai ruang refleksi guna meneguhkan kembali komitmen perjuangan.

 

“Momen ini sebagai rumah refleksi guna meneguhkan kembali komitmen perjuangan. GMNI terus hadir sebagai pelopor, penjaga nilai-nilai Marhaenisme, serta agen perubahan di masyarakat,” ungkap Bung Irfan, sapaannya.

BACA JUGA :  Bukit Naga Jollong, Wisata Andalan di Kabupaten Pati

 

Ia menyoroti pentingnya GMNI untuk terus hadir sebagai pelopor, penjaga nilai-nilai Marhaenisme, serta agen perubahan di masyarakat. Ia juga menyampaikan perlunya memperkuat solidaritas kader dalam menjawab berbagai tantangan zaman.

 

Agenda utama malam tersebut dilanjutkan dengan sesi sarasehan yang membedah kedaulatan ekonomi. Sarasehan tersebut awali oleh PA GMNI Pati, Sigit Pamungkas.

 

Komisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Pati itu membuka ruang diskusi dengan menyoroti urgensi ketahanan pangan sebagai wujud nyata dari aktualisasi sikap berdikari dalam bidang ekonomi.

 

Pemaparan ini kemudian diperdalam oleh Kang Supri selaku Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pati, yang membedah strategi teknis kemandirian ekonomi melalui optimalisasi sektor pertanian dan pemanfaatan lahan secara produktif.

 

Melengkapi pembahasan tersebut, Supriyanto selalu Ketua Bawaslu Pati mengajak para kader untuk lebih proaktif dalam memanfaatkan serta mendukung program-program pemerintah saat ini.

 

Sinergi ini dinilai penting agar gerakan mahasiswa dapat terjun langsung membantu masyarakat di sekitarnya untuk mencapai kemandirian ekonomi. Seluruh rangkaian diskusi yang dinamis dan memantik semangat ini dimoderatori dengan apik oleh Dafid Alifianto, yang merupakan Kepala Unit Pengelolaan Pendapatan Daerah (UPPD) Samsat Pati.

 

“Melalui acara Malam Refleksi ini, GMNI Pati kembali membuktikan bahwa gerakan mahasiswa tidak hanya tajam dalam wacana, tetapi juga siap memberikan solusi konkret bagi kemandirian bangsa,” jelas ketua panitia kegiatan.

 

Sebagai informasi, GMNI adalah organisasi mahasiswa ekstra kampus yang berlandaskan ajaran Marhaenisme. GMNI bertujuan untuk mendidik kader bangsa yang memiliki keberpihakan pada rakyat kecil (Marhaen) dan berkomitmen menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

Redaksi

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini