Harga Beras hingga Bawang di Pasar Jepara Tak Alami Kenaikan

waktu baca 2 menit
Jumat, 17 Apr 2026 15:17 0 105 Dian A.

JEPARA – Mondes.co.id | Perkembangan harga kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) di sejumlah pasar utama Kabupaten Jepara terpantau stabil.

Demokrat Joni Kurnianto 2026

Berdasarkan pemantauan harian di Pasar Jepara II, Pasar Bangsri, dan Pasar Pecangaan, hampir seluruh komoditas strategis tidak mengalami perubahan harga dibandingkan hari sebelumnya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Jepara, Anjar Jambore Widodo, menjelaskan bahwa harga komoditas utama seperti beras dan gula masih bertahan di angka yang sama.

“Komoditas utama seperti beras premium bertahan di kisaran Rp14.900 per kilogram, beras medium Rp13.000, serta beras SPHP Rp12.500 per kilogram. Harga gula pasir juga tetap Rp18.000 per kilogram. Sementara itu, minyak goreng curah maupun kemasan tidak menunjukkan pergerakan, yakni di harga Rp19.000 hingga Rp21.000 per liter,” jelas Anjar, Jumat (17/4/2026).

ketua pgri

Di sektor protein hewani, harga daging sapi lokal terpantau di rentang Rp100.000 hingga Rp130.000 per kilogram.

Daging ayam ras stabil di kisaran Rp37.333 per kilogram dan telur ayam ras bertahan di angka Rp27.167 per kilogram.

Lebih lanjut, Anjar menambahkan bahwa komoditas hortikultura yang biasanya fluktuatif, juga terpantau aman.

Cabai rawit merah berada di kisaran Rp63.000 per kilogram, bawang merah Rp39.333 per kilogram, dan bawang putih antara Rp31.333 hingga Rp35.000 per kilogram.

“Selain bahan pangan, harga barang penting lainnya juga relatif terkendali. Harga kepokmas saat ini tergolong aman, termasuk LPG 3 kilogram yang masih dijual Rp20.000 per tabung. Bahan bangunan seperti semen, besi, dan kayu juga tidak mengalami perubahan harga,” tuturnya.

BACA JUGA :  Dinsos P3AKB Gencarkan 5 Quick Win di Pati

Secara umum, ketersediaan barang di pasar dinyatakan dalam kondisi cukup.

Hal ini menunjukkan distribusi logistik berjalan lancar tanpa adanya tekanan signifikan dari sisi pasokan maupun permintaan.

Meski demikian, stabilitas harga ini tetap perlu diwaspadai.

Komoditas yang rentan seperti cabai, bawang, telur, dan daging ayam, dikenal sensitif terhadap gangguan distribusi dan perubahan pasokan, sehingga berpotensi mengalami fluktuasi dalam waktu singkat.

Pemerintah daerah diharapkan terus melakukan pemantauan intensif, guna menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat tetap terjangkau.

Terutama untuk mengantisipasi potensi peningkatan permintaan dalam waktu dekat.

Editor: Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini