ramadan 2026

Semarak Ramadan Bersama Disabilitas Pati di Griya Harapan

waktu baca 3 menit
Minggu, 1 Mar 2026 13:03 0 33 Singgih Tri

PATI – Mondes.co.id | Griya Harapan menyelenggarakan acara buka bersama yang diikuti Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).

Pada bulan Ramadan, disabilitas dapat membaur satu dengan yang lainnya dalam kegiatan buka bersama yang berlangsung di Griya Harapan Winong, Kabupaten Pati, kemarin.

Jasmudi selaku Ketua Griya Harapan, menyampaikan buka bersama kali ini sebagai bentuk menyambung rasa anak-anak disabilitas.

Baginya, hubungan antara sesama manusia juga harus dirajut untuk siapa pun tanpa terkecuali.

“Setiap tahun buka bersama di bulan Ramadan dan bentuk menjalin tali silaturahmi dengan anak istimewa. Ini metode menyambungkan rasa dengan anak istimewa. Di sini temannya sinkronisasi energi dengan yang istimewa, sehingga mengharmonisasi energi dengan anak istimewa terutama Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yang lebih sering kita sebut istimewa,” ujarnya di sela kegiatan buka bersama.

Terlihat anak-anak bergaul dengan masyarakat umum, teman sebaya, bahkan pentas seni di atas panggung.

Para anak disabilitas menampilkan fashion show Islami, tilawah, dan pentas gerak-lagu dengan antusias dan percaya diri.

Jasmudi menyebut, acara kali ini diikuti 87 anak disabilitas yang berasal dari Griya Harapan Winong, Griya Harapan Trangkil, Griya Harapan Tayu, dan Griya Harapan Pati.

Mereka mengikuti rangkaian acara mulai dari pentas, berbuka bersama, shalat berjamaah, hingga tarawih bersama.

“Ini agenda tahunan Griya Harapan sebagai sahabat anak istimewa yang menaungi 350 anak disabilitas dari usia 3 sampai 26 tahun. Ini sudah tahun keempat,” ucapnya.

Anak-anak ini banyak mengalami kondisi yang istimewa, seperti celebral palsy, autis, hiperaktif, hingga tuna rungu.

BACA JUGA :  Jaga Kondusifitas, Polsek Tambakromo Temui Tokoh Masyarakat dan Korlap Demo

“Penting sekali anak istimewa percaya diri karena singgungan batin itu secara tidak langsung menyebabkan bullying meski tidak kelihatan. Kita berusaha menimbulkan energi khusus supaya mereka tidak menutup diri, tampil membuka diri,” tegas Jasmudi.

Kegiatan ini berlangsung dengan penuh suka ria, ia pun berharap anak-anak disabilitas didikannya bisa hidup layaknya orang normal pada umumnya.

“Harapannya mereka bisa layaknya orang hidup, harapan terbesarnya, mereka hidup layaknya kita. Jangan dimarjinalkan,” pesannya.

Sementara, Founder Griya Harapan, dr. Novy Oktaviana, menyampaikan rasa keceriaan bisa membersamai anak disabilitas, khususnya di Kabupaten Pati.

Ia bangga dapat berkontribusi di dunia sosial dengan memfasilitasi anak disabilitas.

“Hari ini semarak Ramadan syiar di Bulan Suci dengan ABK. Kita ajak mereka berbaur dengan anak normal,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa di Griya Harapan, anak-anak disabilitas diberikan pendidikan non formal dari para pengajar.

Mereka memperoleh ilmu serta pendidikan karakter yang kuat.

“Bedanya Griya Harapan dengan SLB (Sekolah Luar Biasa), kalau SLB seperti pendidikan formal umum. Sedangkan, di sini (Griya Harapan) menggali potensi khusus, kita beri pelajaran etika kepada anak, attitude kebiasaanya dan saling sayang, ada hati yang saling bertaut,” terang dr. Novy.

Keterlibatannya dalam membimbing ABK berlangsung sejak 2022.

Ia meyakinkan kepada para orang tua terhadap kondisi anak yang spesial.

Tak henti-hentinya, ia memberi pemahaman agar situasi yang mereka alami senantiasa disyukuri.

Serta memberikan motivasi kepada orang tua agar tulus dan semangat dalam membimbing sang buah hati.

“Karena pendidikan paling kuat dari orang tua, maka orang tua kita gandeng, dan anaknya kita bimbing. Orang tua yang punya anak istimewa bisa curhat terkait kado indah dari Allah ini. Yang punya anak kita yakinkan bahwa ada potensi yang luar biasa,” pungkasnya.

BACA JUGA :  Kematian Pekerja Galian C Desa Bungu Diselidiki Polisi

Sebagai informasi, Griya Harapan menggelar kegiatan serupa di bulan Ramadan kali ini yang akan berlangsung di Trangkil, Tayu, dan Pati.

Editor: Mila Candra 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini